Kelebihan dan Kekurangan Vitamin C, Ini Bahayanya

Lusiana Mustinda - detikFood Selasa, 20 Okt 2020 17:30 WIB
5 Minuman Mengandung Vitamin C Foto: iStock
Jakarta -

Kelebihan dan kekurangan vitamin C bisa menjadi masalah bagi kesehatan. Vitamin C baru memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat.

Vitamin C adalah vitamin esensial yang larut dalam air. Dikutip dalam Healthline vitamin C juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel yang normal dan membantu menyerap lebih banyak zat besi.

Vitamin C banyak ditemukan di buah dan sayur termasuk jeruk, stroberi, kiwi, paprika, brokoli dan bayam. Asupan harian yang direkomendasikan untuk vitamin C adalah 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria.

Menurut Mayo Clinic, kelebihan vitamin C dalam makanan kemungkinan tidak berbahaya. Akan tetapi mengonsumsi suplemen vitamin C dosis tinggi dapat menyebabkan beberapa gejala seperti:

1. Masalah pencernaan
Seperti diare, maag, dan mual

2. Kram Perut
3. Sakit Kepala
4. Insomnia
5. Batu ginjal


Dikutip dari Medical News Today, terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin C dapat menyebabkan seseorang mengeluarkan senyawa oksalat dan asam urat dalam urin mereka. Senyawa ini bisa memicu pembentukan batu ginjal.

6. Ketidakseimbangan nutrisi
Kekhawatiran lain terkait asupan vitamin C yang berlebihan adalah dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memproses nutrisi lain.

Misalnya, vitamin C dapat menurunkan kadar vitamin B12 dan zat tembaga dalam tubuh.

Vitamin C yang berlebihan juga dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh, yang dapat menyebabkan kadarnya menjadi terlalu tinggi.

Ilustrasi Vitamin CIlustrasi Vitamin C Foto: shutterstock


Faktor risiko yang paling umum untuk kekurangan vitamin C adalah pola makan yang buruk, alkoholisme, anoreksia, penyakit mental yang parah dan juga merokok. Walaupun gejala kekurangan vitamin C yang para bisa memakan waktu berbulan-bulan untuk berkembang tapi ada beberapa tanda halus yang perlu diwaspadai.

Adapun tanda dan gejala kekurangan vitamin C adalah:

1. Kulit Kasar dan Bengkak

Tanda kekurangan vitamin C bisa berakibat kulit yang kasar dan cenderung bengkak. Vitamin C memainkan peran penting dalam produksi kolagen, protein yang melimpah dan jaringan ikat seperti kulit, rambut, persendian, tulang dan pembuluh darah.

Ketika kadar vitamin C rendah, kondisi kulit yang dikenal sebagai keratosis pilaris dapat berkembang. Keratosis pilaris yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C biasanya muncul setelah tiga hingga lima bulan asupan yang tidak memadai dan sembuh dengan suplementasi.

2. Folikel Rambut Merah Terang

Folikel rambut di permukaan kulit mengandung banyak pembuluh darah kecil yang memasok darah dan nutrisi ke area tersebut.

Ketika tubuh kekurangan vitamin C, pembuluh darah kecil ini menjadi rapuh dan mudah pecah, menyebabkan bintik-bintik kecil berwarna merah cerah muncul di sekitar folikel rambut. Mengonsumsi suplemen vitamin C biasanya dapat mengatasi gejala ini dalam dua minggu.

3. Sariawan

Kekurangan vitamin C dan vitamin B dapat menyebabkan sariawan. Sariawan adalah salah satu penyakit mulut yang paling umum diderita oleh manusia. Untuk mencegah timbulnya sariawan bisa mengonsumsi vitamin C.



Simak Video "Rekomendasi Sambal buat Kamu"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)