Makanan yang Dilarang untuk Pengidap Asam Urat

Tim detikcom - detikFood Kamis, 01 Okt 2020 10:30 WIB
Woman Eating Meat. Closeup of Healthy Hungry Girl With Beautiful Face, Red Lips Eats Delicious Grilled Meat. Female Mouth Biting Piece Of Tasty Beef Steak On Fork. Nutrition Concept. High Resolution Foto: iStock/Makanan yang Dilarang untuk Pengidap Asam Urat
Jakarta -

Asam urat adalah penyakit yang ditandai oleh serangan nyeri sendi yang berulang-ulang dan secara tiba-tiba. Para pengidap asam urat harus memerhatikan makanan yang dipantang.

Jika tidak, maka detikers akan mengalami nyeri hebat, kemerahan, dan peradangan. Dilansir medicalnewstoday, asam urat paling sering menyerang pria, tetapi juga dapat menyerang wanita setelah usia 60 tahun.

Asam urat bisa dimulai secara tiba-tiba, seringkali pada malam hari dan bisa bertahan dari 1-10 hari. Gejala akan terasa paling menyakitkan selama 24 jam pertama.

Asam urat pada umumnya menyerang persendian jempol kaki. Sendi yang terkena mengalami eritema, hangat, bengkak dan nyeri. Tanpa pengobatan, asam urat bisa menyebar ke persendian lain di tubuh, baik di tungkai atas maupun bawah.

Ada bukti ilmiah mengonsumsi jenis makanan tertentu dapat memicu asam urat. Pada tahun 2004, peneliti menemukan bahwa beberapa purin, yang ada dalam makanan hewani dan nabati, dapat memperburuk gejala asam urat. Hal ini karena tubuh mengubahnya menjadi asam urat.


Studi tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan hewani yang tinggi purin dapat meningkatkan risiko penyakit asam urat. Namun, mengonsumsi makanan nabati yang mengandung purin tampaknya tidak memiliki efek yang sama. Para peneliti menambahkan bahwa mengonsumsi produk susu dapat mengurangi kemungkinan terkena asam urat.

Makanan berikut mengandung purin. Berikut makanan yang harus dilarang untuk pengidap asam urat:

1. Daging merah dan daging organ, seperti hati atau ginjal, yang tinggi lemak jenuhnya.

2. Makanan laut, seperti lobster, udang, sarden, teri, tuna, trout, mackerel, dan haddock.

Rumah Seafood LobsterRumah Seafood Lobster Foto: dok. Bikin Laper Trans TV

3. Minuman manis dan makanan yang mengandung fruktosa tinggi.

4. Makanan dan karbohidrat olahan.

5. Alkohol, terutama bir dan minuman keras.

Lalu apa saja makanan yang harus dimakan bagi pengidap asam urat? Berikut makanan yang harus dimakan bagi pengidap asam urat:

-Produk susu rendah lemak, seperti yogurt dan keju cottage.

-Minyak nabati, seperti minyak zaitun atau alpukat.

Avocado on old wooden table in bowl. Halfs of avocados fresh fruits healthy food.Avocado on old wooden table in bowl. Halfs of avocados fresh fruits healthy food. Foto: iStock

-Kacang-kacangan, termasuk buncis, kacang polong, dan lentil.

-Semua sayuran

-Buah-buahan, terutama yang berserat tinggi dan kadar gula rendah, seperti beri dan jeruk.

-Biji-bijian

-Air

-Havermut

-Daging tanpa lemak, seperti ayam
dan telur.

Secara keseluruhan, pola makan nabati lebih mungkin bermanfaat daripada diet tinggi lemak dengan fokus pada daging untuk membantu menstabilkan kadar asam urat. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung karena peningkatan konsumsi serat, buah, sayur, dan lemak tak jenuh tunggal. Berdasarkan penelitian, orang dengan asam urat juga memiliki risiko lebih tinggi terkena masalah jantung. Jadi jangan lupa untuk tidak makan makanan yang dilarang untuk pengidap asam urat ya.



Simak Video "Bikin Jantung Sehat, Buat Manisan dari Terong Yuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/pal)