Mie Instan Sehat, Apa Benar-benar Lebih Menyehatkan?

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 09 Sep 2020 09:00 WIB
Fakta mie instan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto/FernandoChee
Jakarta -

Di pasaran kini beredar produk mie instan sehat. Produsennya mengklaim mie instan dibuat tanpa proses penggorengan hingga tanpa MSG. Tapi apa benar-benar lebih sehat?

Mie instan versi sehat tengah digandrungi di Indonesia, begitu juga di Singapura dimana warganya memang hobi makan mie instan. Produk ini diharapkan tak terlalu memberi efek buruk pada kesehatan.

Pasalnya beredar banyak klaim soal konsumsi mie instan biasa yang membahayakan tubuh. Mulai dari tinggi kalori, mengandung pengawet, menggunakan banyak MSG, hingga isu lapisan lilin pada permukaan mie yang sebenarnya sudah terpatahkan.

Tapi hal-hal di atas tetap membuat sebagian orang khawatir mengonsumsi mie instan. Mereka akhirnya tertarik mencoba mie instan sehat sebagai alternatif. Terdapat klaim dari produsen bahwa mie instan ini lebih baik untuk kesehatan.

Tapi bagaimana faktanya? Dikutip dari Channel News Asia (8/9), program Talking Point di Singapura membahas lebih lanjut soal mie instan sehat yang kini banyak beredar. Apa benar-benar lebih menyehatkan atau hanya sekadar trik marketing?

1. Tanpa proses penggorengan

Fakta mie instan sehatFakta mie instan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto/FernandoChee

Umumnya produsen mie instan sehat mengklaim produknya tidak melalui proses penggorengan. Seperti diketahui, mie instan biasa melalui proses penggorengan dengan banyak minyak (deep frying) untuk menghilangkan kadar air dan membuatnya lebih awet. Proses ini tidak dilakukan pada mie instan sehat.

Karenanya produsen mie instan sehat menonjolkan keterangan "non-fried" atau "tanpa proses penggorengan" di kemasan. Melvin Tjahaya, manajer Prima Taste yang mengeluarkan varian mie sehat sejak 2015 menyebut ketiadaan proses penggorengan membuat mie sehatnya tidak memicu stroke, kadar kolesterol tinggi, dan masalah penyakit jantung lain.

"Dari yang saya tahu, mie instan biasa dengan proses penggorengan mengandung sekitar 15-20 persen lemak," jelas Melvin.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3