Benarkah Minum Kopi Bisa Atasi Sakit Kepala? Ini Faktanya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 12 Agu 2020 13:00 WIB
Fakta minum kopi dan sakit kepala Foto: Getty Images/iStockphoto/dima_sidelnikov

2. Kafein meningkatkan efektivitas obat sakit kepala

Fakta minum kopi dan sakit kepalaFakta minum kopi dan sakit kepala Foto: Getty Images/iStockphoto/dima_sidelnikov

Bukti kafein bisa meredakan sakit kepala ditunjukkan beberapa penelitian. Salah satunya dalam jurnal Human Brain Mapping tahun 2009 yang mengungkap kafein mampu mengurangi alirah darah ke otak, rata-rata hingga 27 persen.

Kondisi tersebut membuat kafein bisa mencegah Anda alami migrain, serta menghilangkan rasa nyeri jika Anda mengalaminya. Kafein juga dapat meredakan sakit kepala dengan meningkatkan efektivitas obat pereda nyeri.

Bahan utama dalam obat sakit kepala seperti Excedrine dan Anacin akan lebih terserap optimal jika Anda mengonsumsi kafein. Meski begitu, berbagai penelitian soal kafein dan sakit kepala belumlah memiliki hasil yang jelas.

"Ada banyak studi yang saling bertentangan tentang hubungan antara sakit kepala dan asupan kafein," tutur ahli gizi Amy Stephens.

3. Minum kopi justru memicu sakit kepala

Fakta minum kopi dan sakit kepalaFakta minum kopi dan sakit kepala Foto: Getty Images/iStockphoto/dima_sidelnikov

Kebalikannya, bisa jadi Anda justru merasa sakit kepala usai minum kopi. Hal ini terjadi karena asupan kafein yang terlalu banyak. Dampaknya tubuh alami dehidrasi yang pada akhirnya memicu sakit kepala.

Selain itu, kebanyakan minum kopi juga bisa membuat Anda ketergantungan dengan kafein. Dan ketika Anda tiba-tiba mengurangi atau bahkan berhenti minum kopi, gejala penarikan kafein mulai terasa, salah satunya sakit kepala.

Kafein memang bersifat mempersempit pembuluh darah di sekitar otak. Jadi begitu Anda berhenti mengonsumsinya secara teratur, maka pembuluh darah akan semakin meluas. Hal ini menyebabkan peningkatan aliran darah yang signifikan ke otak hingga menyebabkan sakit kepala migrain.

Stephens mengatakan jika mau berhenti minum kopi, jangan tiba-tiba tidak minum sama sekali. Kurangi asupan kopi, kira-kira 25 mg per hari, secara bertahap selama beberapa hari. "Ini dapat membantu meminimalkan sakit kepala akibat putus zat yang intens," kata Stephens.

Baca Juga: Kalau Nggak Ngopi Langsung Sakit Kepala, Kenapa Ya?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Nasi Ungu Ayam Bakar di Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com