Jamur Enoki Berbahaya Karena Bakteri Listeria, Ini Faktanya

Rosmha Widiyani - detikFood Jumat, 26 Jun 2020 20:00 WIB
Enoki mushroom, Golden needle mushroom on wooden board Foto: iStock/Jamur Enoki Berbahaya Karena Bakteri Listeria, Ini Faktanya
Jakarta -

Bagi penikmat makanan Korea atau Jepang, jamur enoki hampir tak pernah absen sebagai salah satu komponennya. Namun kenikmatan mengkonsumsi makanan asal negara tersebut belakangan mungkin akan sedikit berkurang.

Kementerian Pertanian atau Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan mengumumkan jamur enoki berbahaya karena bakteri listeria. Produk impor asal Korea tersebut kemudian ditarik dari peredaran untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan.

"Memerintahkan kepada importir untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur enoki dari Green Co Ltd, Korea Selatan," tulis Badan Ketahanan Pangan di situs Kementan RI.

Berita ini tak perlu ditanggapi dengan panik, namun harus bisa meningkatkan kewaspadaan tiap orang saat memilih bahan makanan. Selain itu pastikan mencuci, mengolah, dan menyimpan bahan makanan dengan cara yang tepat.

Berikut 5 fakta soal jamur enoki berbahaya karena bakteri listeria:

1. Apakah semua jamur enoki lantas berbahaya?

Sesuai penjelasan Badan Ketahanan Pangan, yang ditarik dan dimusnahkan adalah produk jamur enoki dari Green Co Ltd, Korea Selatan. Penjelasan tidak menerangkan keamanan jamur enoki dari produsen lain di dalam atau luar negeri.

Kementan menyarankan masyarakat lebih cermat dan berhati-hati dalam membeli produk pangan khususnya Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). Produk harus sudah terdaftar yang ditandai adanya nomor pendaftaran PSAT dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKPP).

2. Selain jamur enoki, makanan apa lagi yang berisiko terkontaminasi bakteri listeria?

Masyarakat mungkin kini lebih berhati-hati dengan fakta jamur enoki berbahaya karena bakteri listeria. Namun bagaimana dengan makanan lain? Apakah hanya jamur enoki yang terkontaminasi listeria?

Dikutip dari situs Food and Drug Administration (FDA) milik pemerintah Amerika Serikat, bakteri listeria bisa mengkontaminasi makanan lain. Diantaranya daging mentah, daging siap olah (sosis atau nugget), sayuran mentah, refrigerated pates, daging asap, seafood mentah, salad buah dan sayur, melon, serta susu, keju lunak, dan produk turunan lainnya yang tidak dipasteurisasi.

3. Bakteri biasanya mati saat makanan dimasak, bagaimana dengan listeria?

Penjelasan jamur enoki berbahaya karena bakteri listeria mungkin akan membantu masyarakat selalu berhati-hati. Dikutip dari Everyday Health, proses memasak memang efektif menurunkan kontaminasi listeria pada makanan.

Namun yang patut diperhatikan adalah proses penyimpanan dalam kulkas, apalagi dengan suhu lebih dari empat derajat Celcius. FDA menjelaskan, listeria bisa bertahan hidup dalam suhu tinggi dan rendah. Tingkat kelembaban yang rendah juga tidak menghalangi bakteri listeria memperbanyak diri.

Artinya, bakteri listeria bisa memperbanyak diri saat berada di kulkas yang suhunya tidak terlalu dingin. Bakteri tersebut selanjutnya mengkontaminasi seluruh isi kulkas dan berisiko menginfeksi manusia.

4. Sempat menyimpan jamur enoki di kulkas, apa yang harus dilakukan?

Setelah tahu jamur enoki berbahaya karena bakteri listeria, kulkas yang digunakan untuk menyimpan harus segera dibersihkan. Seluruh rak dan ruang dalam kulkas dicuci dan diberi sanitizer berbahan klorin. Selanjutnya rak dan ruang dalam kulkas bisa dikeringkan dengan lap bersih yang belum digunakan.

Selain kulkas, semua alat makan dan masak plus meja dapur harus dibersihkan dan diberi sanitizer. Tempat atau peralatan yang sempat kontak dengan jamur enoki jangan sampai luput dibersihkan. Proses bersih-bersih harus dilakukan teratur untuk mencegah terjadinya kontaminasi.

5. Masih ingin makan jamur enoki, apa yang harus dilakukan?

Fakta jamur enoki berbahaya karena bakteri listeria bukan berarti tidak boleh makan hidangan tersebut sama sekali. Yang diperlukan adalah selalu hati-hati dan menjaga kebersihan saat memilih atau mengolah makanan. Proses penyimpanan juga harus diperhatikan supaya listeria tidak cepat berkembang.

Kulkas yang digunakan untuk menyimpan jamur enoki atau makanan lain harus bersuhu minimal empat derajat Celcius, sementara untuk freezer suhunya mencapai -18 derajat Celcius. Makanan hanya dikeluarkan saat akan diolah supaya tidak terlalu lama berada dalam suhu ruang. Proses memasak juga harus sempurna untuk memastikan bakteri listeria tidak mengganggu kesehatan. Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah kebersihan tangan sebelum dan setelah mengolah makanan.



Simak Video "Nasi Lemak hingga Kwetiau Sirem yang Sedap Mantap"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)