Agar Perut Tak Kembung, Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Sahur

Odilia WS - detikFood Senin, 11 Mei 2020 04:00 WIB
aplikasi makanan penyebab perut kembung Foto: Getty Images
Jakarta -

Asupan makanan kaya nutrisi dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur. Tetapi ada juga yang harus dihindari karena bisa sebabkan kembung.

Konsumsi makanan bernutrisi yang banyak mengandung air, serat, vitamin dan mineral sangat dianjurkan saat menjalani ibadah puasa. Agar tubuh tetap bugar dan stamina terjaga. Tetapi tidak semua makanan sehat baik dikonsumsi saat berpuasa.

Hal ini karena sejumlah makanan mengandung zat yang bisa memicu perut kembung, begah dan tidak nyaman. Seperti brokoli yang kaya antioksidan dan produk susu yang kaya nutrisi ternyata bisa menyebabkan perut tak nyaman. Terlebih lagi bagi mereka yang punya gangguan pencernaan.

Dirangkum detikfood dari berbagai sumber, beberapa ahli gizi menyaran untuk menghindari beberapa makanan. Bahan makanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan atau dihindari saat berbuka dan sahur.

brokoli awet mudaBrokoli bisa memicu kembung. Foto: GettyImages



1. Kembang Kol dan Brokoli

Sayuran berbentuk kuntum ini dikenal dengan rasa renyah segar. Sayuran ini kaya akan vitamin C dan serat yang baik. Tetapi sayuran ini sering membuat perut kembung jika terlalu banyak dikonsumsi.

Hal ini karena kandungan gas yang berasal dari raffinose dan fructan dalam kedua sayuran ini. Selain memicu kembung juga bersendawa dengan aroma tajam atau kuat.

"Manusia tidak memiliki enzim untuk memecah raffinose, gula kompleks yang biasa ditemukan dalam sayuran silangan," kata ahli gizi klinis Jennifer Cassetta seperti dikutip dari eatthis (10/3).

Jadi ketika sayuran ini sampai ke usus bagian bawah, mereka difermentasi oleh bakteri dan menghasilkan metana, karbon dioksida, dan hidrogen, yang memicu gas. Hal ini akan dirasakan sebagai perut kembung dan begah.


2. Produk Susu

Susu merupakan produk makanan yang kaya nutrisi. Tidak semua orang mengalami kembung setelah mengonsumsinya tetapi ada beberapa orang yang sensitif dengan produk susu atau mengalami lactose intolerance.

Saat laktosa, gula alami pada susu mengalami malabsorsi dalam usus kecil maka akan berpindah ke usus besar tempat gula ini difermentasi oleh bakteri usus. Hal inilah yang menyebabkan kembung dan begah di perut.

burger bawang bombayBawang bombay Foto: iStock



3. Bawang Bombay

Bawang bombay merupakan bahan makanan yang bisa memicu nafas dan bau mulut tak sedap. Karenanya juga dianjurkan untuk tidak banyak dikonsumsi selama berpuasa. Tetapi bawang yang aromanya wangi saat ditumis ini juga bisa membuat perut begah dan kembung.

Ini karena menganding fruktan, jenis oligosakarida, atau gula kompleks, yang tidak dapat dihancurkan usus halus. Karenanya dapat menyebabkan kembung, gas, dan rasa sakit di perut.

4. Jagung

Jagung manis enak dimakan sebagai jagung kukus, campuran salad atau sup. Jagung juga kaya akan serat, rasanya renyah dan manis. Jagung manis mengandung serat, tetapi tidak semua jenis karbohidrat mudah dicerna.

Jagung manis mengandung karbohidrat yang sulit dicerna tubuh. Bisa mendorong fermentasi bakteri dan membentuk perangkap udara yang menimbulkan rasa begah dan kembung.

Cara hilangkan lapisan lilin pada apel Foto: iStock




5. Aple dan Pir

Kedua buah ini rasanya renyah, manis dan banyak mengandung air. Keunggulannya kedua buah ini kaya akan serat larut, sejumlah vitamin dan mineral. Karena rasanya juicy, segar dan manis disukai sebagai pelengkap menu sarapan.

Tetapi kamu harus waspada jika setelah makan apel dan pir perut terasa penuh dan kamu termasuk punya jenis perut sensitif sebaiknya kurangi porsinya. Makan dalam porsi kecil dan tidak sekaligus satu buah pir atau apel dimakan habis.



Simak Video "Menu Sahur Simple: Masak Tomato Scramble Egg"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)