Tanpa Sadar Kebiasaan Makan Bisa Dipengaruhi Media Sosial

Riska Fitria - detikFood Rabu, 04 Mar 2020 15:30 WIB
Close up focus view of hand and mobile while taking a photo of food on the plate in a restaurant for social media. Media sosial dapat mempengaruhi kebiasaan makan Foto: iStock
Jakarta -

Banyak digemari orang, ternyata media sosial dapat mempengaruhi kebiasaan makan kita. Ini sebabnya.

Media sosial merupakan media daring yang dapat memudahkan kita untuk saling berpartisipasi dan berbagi tentang hal apapun. Ada banyak konten yang dapat dibagikan melalui media sosial. Salah satunya adalah konten tentang makanan yang selalu menarik perhatian.

Pasti kamu sering menemukan foto-foto yang memperlihatkan betapa lezatnya makanan mulai dari warung kaki lima hingga restoran bintang lima. Foto makanan tersebut dibuat artistik mungkin hingga menarik perhatian netizen lainnya.

Tanpa Sadar Kebiasaan Makan Bisa Dipengaruhi Media SosialMedia sosial dapat mempengaruhi kebiasaan makan Foto: iStock

Belum lagi ada yang membagikan tips-tips makan sehat, pengalaman, hingga review makanan yang sering diunggah oleh influencer. Ternyata konten tentang makanan tersebut dapat berpengaruh pada kebiasaan makan kita.

Hal tersebut diungkap oleh sebuah penelitian di Universitas Aston di Birmingham, Inggris. Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengajukan pertanyaan kepada 369 mahasiswa tentang kebiasaan mengonsumsi buah, sayur, camilan padat energi dan minuman manis.

Selain itu, para seperti juga ditanya soal lingkungan media sosial pribadinya serta preferensi teman-teman online di media sosial soal konten makanan. Hasilnya pun mengejutkan. Peneliti menemukan bahwa peserta penelitiannya punya kebiasaan yang sama dengan lingkungan media sosialnya.

Tanpa Sadar Kebiasaan Makan Bisa Dipengaruhi Media SosialMedia sosial dapat mempengaruhi kebiasaan makan Foto: iStock

Baca Juga : Diprediksi 5 Makanan Sehat Ini Akan Jadi Tren di Tahun 2020

"Penelitiannya ini menunjukkan bahwa secara tidak sadar kita telah dipengaruhi oleh teman online kita ketika memilih makanan tertentu," ujar salah satu peneliti Lily Hawkins.

Lebih lanjut, Lily Hawkins juga menuturkan bahwa ketika orang berpikir bahwa teman onlinenya makan lebih banyak porsi buah dan sayuran, orang tersebut secara tidak sadar akan mengikuti pola makan tersebut.

"Implikasinya, kita dapat memanfaatkan media sosial untuk mendorong perilaku menjalani pola makan yang baik. Cara ini bisa dijadikan alat untuk mengontrol kesehatan masyarakat," ujar Lily Hawkins.

Tanpa Sadar Kebiasaan Makan Bisa Dipengaruhi Media SosialMedia sosial dapat mempengaruhi kebiasaan makan Foto: iStock

Namun, berbeda jika makanan atau minuman tersebut dapat memberikan efek negatif jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebih. Seperti halnya, tren boba yang banyak viral di media sosial.

Tren boba tersebut membuat semakin banyak gerai minuman boba yang bermunculan. Hal tersebut juga membuat netizen yang banyak memamerkan minuman bobanya di media sosial.

Alhasil membuat netizen lainnya menjadi penasaran dan tak mau ketinggalan untuk mencicipi minuman boba tersebut. Bahkan saking seringnya minum boba ada beberapa orang yang mengalami gangguan serius kesehatan.

Baca Juga : Bubble Tea 2 Liter yang Hits di Medan Ini Pakai Racikan Asli Taiwan



Simak Video "Es Timun Suri Cincau, Segar dan Manis untuk Buka Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)