Manfaat Makan Cabai, Kurangi Risiko Kematian Akibat Serangan Jantung

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 17 Des 2019 11:00 WIB
Foto: istock
Jakarta - Rasa pedas cabai ternyata tak hanya bisa menambah selera makan. Manfaat makan cabai banyak termasuk cegah kematian akibat serangan jantung dan stroke.

Selama ini cabai sudah dikenal dengan manfaat terapeutik atau untuk pengobatan. Kini para peneliti menemukan hal baru soal manfaat makan cabai, tulis CNN (17/12). Jika dikonsumsi rutin, cabai bisa mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan di Italia dimana cabai adalah bahan makanan umum di sana. Penelitian membandingkan risiko kematian 23.000 orang yang sebagian rutin makan cabai dan sebagian tidak.

Manfaat Makan Cabai, Kurangi Risiko Kematian Akibat Serangan JantungFoto: istock

Status kesehatan dan kebiasaan makan partisipan penelitian lantas diamati selama 8 tahun. Hasilnya, peneliti menemukan risiko kematian akibat serangan jantung 40 persen lebih rendah pada partisipan yang makan cabai setidaknya 4 kali seminggu.

Adapun stroke menyebabkan lebih dari setengah jumlah kematian di Amerika. Hal ini diungkap dalam Journal of the American College of Cardiology.

Baca Juga: Huahh! Dibalik Sengatan Pedas Cabai Ada 10 Manfaat Sehat Ini

"Sebuah fakta menarik adalah proteksi dari risiko kematian tidak bergantung dari pola makan yang dijalani seseorang," ujar peneliti Marialaura Bonaccio, epidemiolog di Mediterranean Neurological Institute (Neuromed).

Manfaat Makan Cabai, Kurangi Risiko Kematian Akibat Serangan JantungFoto: istock

Ia melanjutkan, "Dengan kata lain, seseorang bisa jalani diet Mediterania yang sehat atau orang lain bisa makan tak terlalu sehat, tapi untuk mereka semua makan cabai memiliki efek protektif."

Penelitian ini menggunakan data studi Moli-Sani yang memiliki sekitar 25.000 partisipan dari wilayah Molise di selatan Italia. Licia Lacoviello selaku Direktur Departemen Epidemiologi dan Pencegahan di Neuromed memberi penjelasan soal penelitian ini.

Menurutnya kebiasaan makan cabai untuk kesehatan sudah dilakukan turun temurun dalam budaya makanan Italia. "Dan sekarang, seperti telah diteliti di China dan Amerika Serikat, kita tahu beragam tanaman spesies capsicum, walau dikonsumsi dengan cara berbeda di seluruh dunia, bisa bersifat protektif terhadap kesehatan kita," kata Lacoviello.

Tim peneliti kini berencana menginvestigasi mekanisme biokimia yang membuat makan cabai baik untuk kesehatan. Di sisi lain, pakar eksternal menyoroti keterbatasan penelitian ini.

Manfaat Makan Cabai, Kurangi Risiko Kematian Akibat Serangan JantungFoto: Istimewa

Duane Mellor, ahli gizi di Inggris mengatakan hasil penelitian ini menarik tapi tidak menunjukkan hubungan kasual antara makan cabai dan manfaat sehatnya.

Pasalnya menurut Mellor, cabai bisa saja dikonsumsi dengan cara berbeda oleh partisipan hingga memberi hasil positif. Misalnya, partisipan mungkin juga mengonsumsi banyak herba dan rempah, serta makan lebih banyak sayuran segar sehingga baik untuk kesehatan jantung.

"Jadi meski cabai merupakan tambahan enak untuk resep dan makanan kita, adanya efek langsung manfaat makan cabai kemungkinannya kecil," ujar Mellor. Menurutnya cabai hanya membuat kebiasaan makan sehat lebih enak.

Baca Juga: Huaah! Pedas Cabe Berkhasiat Gempur Sel Kanker


Simak Video "Ketika Lupis dan Semprong Bertransformasi Jadi Jajanan Kinian"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)