Saat Makan Beramai-ramai Orang Cenderung Makan Banyak, Ini Kata Ahli

Yenny Mustika Sari - detikFood Senin, 07 Okt 2019 15:10 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Orang cenderung makan banyak saat bersama teman dan keluarga dibandingkan saat makan sendiri. Para ahli membuktikan lewat penelitian ini.

Makan sendirian di restoran atau kafe memang akan terasa sangat sepi, namun ini dapat membuat Anda makan lebih sedikit. Sedangkan saat makan bersama keluarga dan teman cenderung makan lebih banyak. Hal ini sudah dibuktikan oleh para ahli dari University of Birmingham yang memimpin tim penelitian di Inggris dan Australia.

Menurut para ahli, fenomena ini dinamakan dengan 'social fasilitation' atau fasilitas sosial. Yang dimaksud dengan fasilitas sosial adalah kecenderungan orang untuk melakukan tugas dengan lebih baik bila tugasnya sederhana, dan lebih buruk bila tugasnya kompleks, dengan hadirnya orang-orang lain dan kinerja di evaluasi. Hal tersebut sama halnya dengan kondisi saat makan.
Saat Makan Beramai-ramai Orang Cenderung Makan Banyak, Ini Kata AhliFoto: iStock

Baca Juga: Hangout Seru Di 5 Kafe Hits di Kawasan Kuningan Jakarta Ini

Penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa makan bersama teman ataupun keluarga akan makan lebih banyak 48% daripada saat makan sendirian. Dan wanita yang obesitas akan lebih banyak makan 29% lebih banyak daripada saat mereka makan sendirian.

Ketua penelitian dari University of Bimirham juga mengatakan bahwa makan bersama teman atau keluarga memberikan efek yang sangat besar. Mereka menjelaskan bahwa pemburu kuno akan membagi makanan mereka karena kerawanan pangan saat itu.

Hingga saat ini mekanisme bertahan hidup ini mungkin akan tetap ada dan menyebabkan orang akan makan secara banyak saat bersama teman dan keluarga. Hal ini dikarenakan makan bersama-sama lebih menyenangkan dan dapat membuat nafsu makan bertambah. Ditambah norma yang berlaku di masyarakat adalah Anda boleh makan banyak saat di perusahaan tapi akan sangat diasingkan saat makan sendirian di perusahaan. Hal ini berkaitan dengan pengakuan sosial dari masyarakat.
Saat Makan Beramai-ramai Orang Cenderung Makan Banyak, Ini Kata AhliFoto: iStock

Pemimpin penelitian Dr Helen Ruddock, dari School of Psychology di University of Birmingham mengatakan,"Kami menemukan bukti kuat bahwa orang makan lebih banyak makanan saat makan dengan teman dan keluarga daripada saat sendirian. Namun, efek dari fasilitasi sosial ini pada saat makan bersama orang yang tidak dikenal tidak diamati pada saat penelitian."

Baca Juga: Hanya Seminggu Kafe Bertema Serial Friends Buka di Tokyo

Dr. Ruddock juga menambahkan bahwa orang-orang ingin menyampaikan kesan positif kepada orang asing. Karena dengan memilih porsi kecil dapat membuat kesan yang baik saat dilihat orang asing. Ini mungkin menjadi alasan mengapa fasilitas sosial kurang terlihat pada fenomena saat makan bersama orang asing.,

"Solusi untuk ketegangan ini mungkin dengan makan setidaknya sama banyak dengan yang lain dalam kelompok - anggota individu mencocokkan perilaku mereka dengan orang lain, mempromosikan untuk makan lebih banyak daripada yang seharusnya dimakan tanpa adanya kompetisi sosial dalam hal ini." ungkapnya.



Simak Video "Cara Makan Papeda Makanan Khas Papua dengan Benar"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)