Makan Sayur Mentah Bisa Ganggu Pencernaan? Ini Kata Peneliti

Yenny Mustika Sari - detikFood Rabu, 02 Okt 2019 10:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Banyak orang memilih makan sayuran mentah karena lebih renyah dan segar. Namun dari sisi kesehatan, apakah kebiasaan ini aman dilakukan?

Mengonsumsi sayuran mentah dilakukan banyak orang di negara Barat dan juga Indonesia. Di negara Barat ada salad yang umum dikonsumsi sebagai makanan sehat. Lembaran selada, tomat, dan mentimun biasanya langsung dilahap dalam keadaan segar.

Sementara di Indonesia, orang Sunda biasanya mengonsumsi lalapan sebagai pelengkap sajian. Ada terong, timun, selada, dan kemangi yang dikonsumsi tanpa melalui proses masak apa pun.

Makan Sayur Mentah Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan? Ini Kata PenelitiFoto: iStock

Baca Juga: 5 Cara Sehat Menikmati Aneka Sayuran Segar

Dari sisi kesehatan, amankan mengonsumsi sayuran mentah? Menurut Daily Mail (30/9), konsumsi sayuran mentah dapat membunuh mikroorganisme yang baik untuk kesehatan usus. Dengan kata lain, kesehatan pencernaan menjadi terganggu hingga dapat menyebabkan turunnya sistem kekebalan tubuh.

Hal ini dibuktikan oleh tim peneliti dari University of California San Fransisco. Mereka mengatakan temuan ini menunjukkan jenis makanan apa yang memberikan banyak bakteri baik untuk tubuh dan bagaimana kumpulan bakteri tersebut (microbiome) berkembang seiring proses manusia mengolah makanan.

Seperti yang dikatakan oleh Dr. Peter Turnbaugh dari Asosiasi Profesor Mikromobia dan Imunologi di USFC, "Laboratorium kami telah mempelajari bagaimana berbagai jenis diet, seperti diet sayuran versus diet daging dapat berdampak pada microbiome."

Makan Sayur Mentah Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan? Ini Kata PenelitiFoto: iStock

Dr. Turnbaugh melanjutkan, "Kami terkejut menemukan sebelumnya tidak ada yang mempelajari pertanyaan mendasar tentang bagaimana memasak dapat mengubah komposisi ekosistem mikroba dalam usus kita."

Penelitian ini telah dipublikasi ke dalam jurnal Nature Microbiology, yang menjadikan tikus sebagai objek percobaan mereka dan membaginya ke dalam empat kelompok. Masing-masing kelompok tikus diberi 4 makanan berbeda.

Keempat makanan itu adalah daging mentah, daging yang dimasak, ubi mentah, dan ubi yang dimasak. Peneliti terkejut saat menemukan tidak ada perbedaan antara tikus yang diberi makan daging mentah dan daging yang dimasak.

Makan Sayur Mentah Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan? Ini Kata PenelitiFoto: iStock

Sementara itu, ada perbedaan signifikan antara tikus yang diberi makan ubi mentah dan ubi yang dimasak. Perbedaannya terdapat pada bakteri dan gen yang terdapat dalam tubuh kedua tikus tersebut.

Baca Juga: 8 Makanan Ini Lebih Bernutrisi Saat Dimakan Mentah

Para peneliti mengatakan bahwa salah satu alasan perubahan ini terjadi karena beberapa makanan mentah mengandung senyawa antimikroba yang dapat merusak atau membunuh bakteri baik dalam tubuh kita. Peneliti juga ingin melihat apakah perubahan tersebut akan terjadi pada manusia atau tidak jika diterapkan.

Pihaknya kemudian bekerja sama dengan chef profesional untuk menyediakan makanan mentah dan matang. Partisipan lalu mencoba dua pola makan tersebut selama 3 hari dalam urutan acak. Nantinya tinja partisipan juga dicek untuk mengetahui hasilnya.

Makan Sayur Mentah Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan? Ini Kata PenelitiFoto: iStock

"Sangat menarik mengetahui bahwa dampak dari memasak makanan yang kita lihat pada tikus ternyata juga relevan untuk manusia. Meskipun menariknya tentang bagaimana microbiome mempengaruhi kedua spesies itu berbeda," kata Dr. Turnbaugh.

"Kami sangat tertarik untuk melakukan intervensi dan penelitian observasional yang lebih besar pada manusia untuk memahami dampak perubahan pola makan jangka panjang," tutupnya.



Simak Video "Resep Tempe Mendoan"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/adr)