Dikenal Sebagai Superfood, Mana yang Lebih Menyehatkan Bayam atau Kale?

Milla Kurniaputri - detikFood Senin, 24 Jun 2019 10:00 WIB
Foto: Foto: Getty Images Foto: Foto: Getty Images
Jakarta - Sama-sama berwarna hijau, banyak orang yang menganggap kale dan bayam sama. Padahal dari segi nutrisi dan bentuknya pun berbeda.

Sayur bayam dan kale termasuk sayuran sehat yang dibutuhkan tubuh. Kedua sayuran ini bisa membantu melawan kanker serta meningkatkan fungsi pencernaan. Kedua sayuran hijau ini juga sering digunakan untuk dijadikan salad ataupun hidangan lainnya. Keduanya juga dilabeli sebagai superfood.

Dikenal Sebagai Superfood, Mana yang Lebih Menyehatkan Bayam atau Kale?Foto: Istock

Namun diantara keduanya, sayuran mana yang lebih sehat untuk dikonsumsi? Dilansir dalam Women's Health (18/5), Torey Armul, RD telah memberikan penjelasan mengenai kale dan bayam.

Baca Juga: Kale Tidak Boleh Dimakan Mentah, Ini Sebabnya!

Kale merupakan superfood yang telah dipanen sejak abad ke-17, kemudian terkenal selama Perang Dunia II. Kale mengandung vitamin A dan C, dan merupakan sumber kalsium, serat, dan folat yang baik. Bukan hanya itu, kale juga rendah gula dan kalori.

Sedangkan untuk bayam, satu mangkuk bayam hanya mengandung tujuh kalori. Bayam juga dikatakan dapat memenuhi setengah kebutuhan harian Anda akan vitamin A dan hampir dua kali lipat kebutuhan harian untuk vitamin K, yang artinya baik untuk kesehatan darah, tulang, dan jaringan tubuh.

Dikenal Sebagai Superfood, Mana yang Lebih Menyehatkan Bayam atau Kale?Foto: Foto: Getty Images

Maka, manakah yang lebih sehat? Kale dan bayam memang terlihat sangat mirip. Namun ternyata kale memiliki lebih banyak vitamin C dan A daripada bayam. Tetapi kedua sayuran ini rendah kalori, sehingga sering dihidangkan untuk salad atau makanan diet lainnya.

Jadi, pilihan Anda tergantung pada nutrisi yang ingin Anda penuhi dan sayuran apa yang paling disukai.


"Menikmati rasa makanan merupakan suatu indikator terbaik supaya dapat makan lebih banyak," ungkap Armul. Karena apa pun nilai gizinya, jika Anda tidak suka rasa kale yang agak pahit, Anda tentu akan lebih memilih bayam.

Dikenal Sebagai Superfood, Mana yang Lebih Menyehatkan Bayam atau Kale?Foto: Istock

Torey Armul, RD telah memberikan solusi supaya kale rasanya tidak pahit. "Apabila Anda ingin memakannya mentah, Anda bisa tambahkan minyak zaitun, maka sayur akan lebih lunak dan cocok dihidangkan sebagai salad." ungkap Armul.

Meski begitu, kale lebih bagus ketika dimasak atau direbus, tidak seperti bayam yang menjadi sangat berlendir ketika direbus.

Armul juga menyarankan untuk menumis bayam dengan minyak zaitun, jus lemon, dan bumbu apa pun yang Anda suka, atau dimakan mentah juga tidak masalah. Jika Anda ingin meningkatkan nutrisi, Armul merekomendasikan bayam dicampur kedalam saus pasta, pizza, omelet, atau lasagna karena tidak akan mengubah rasanya.

Baca Juga: Simpan Sayuran Hijau dengan Cara Ini Agar Awet Segar (dwa/odi)