Pola Makan Sehat dan Murah

Mau Sehat dan Turun Berat Badan? Detoks Usai Lebaran Ada Aturannya

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 11 Jun 2019 17:50 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Selain mengeluarkan racun tubuh, detoks bisa untuk mengistirahatkan organ pencernaan setelah makan banyak. Pemilihan makanannya juga tidak boleh sembarangan.

Pada hari Lebaran dan libur panjang setelahnya, membuat orang secara tak sadar jadi makan secara berlebihan. Banyak orang yang memutuskan untuk melakukan detoks setelah Lebaran. Untuk mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh, hingga untuk mengembalikan berat badan ke angka semula.

Baca Juga: Usai Lebaran, Saatnya Kembali ke Pola Makan Sehat dan Sederhana

"Kalau membicarakan detoks, sebenarnya prinsip detoks itu ada dua. Pertama detoks digunakan untuk mengistirahatkan organ pencernaan, kemudian prinsip kedua detoks dilakukan untuk membuang racun tubuh melalui co-enzim P450 yang diproduksi oleh hati. Gunanya P450 ini untuk mengangkat racun dari sana," jelas ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., ketika dihubungi detikFood (10/06).

Jadi Rita menyarankan bahwa sebelum memutuskan untuk melakukan detoks, sebaiknya ditentukan dulu tujuan dari detoks ini. Menurutnya kebanyakan orang yang melakukan detoks setelah lebaran, bertujuan untuk menurunkan berat badan setelah makan tak teratur selama beberapa hari.
Mau Sehat dan Turun Berat Badan? Detoks Usai Lebaran Ada AturannyaFoto: iStock
"Bagi yang mau detoks untuk mengembalikan berat badan ke awal. Detoks ini bisa dilakukan dengan cara mengistirahatkan organ pencernaan, artinya cukup minum air putih,"

Fungsi air putih bisa membuat organ pencernaan jadi lebih tenang dan stabil. Setelah itu Rita juga menyarankan untuk berpuasa.

"Untuk detoks mengistirahatkan organ pencernaan, bisa dilakukan dengan berpuasa. Di ajaran agama Islam, ada yang namanya puasa syawal, menurut saya itu cocok sebagai metode detoks. Kalau tidak mau puasa, bisa perbanyak konsumsi air putih saja," lanjut Rita.

Sementara pemilihan makanan yang lebih beragam ada untuk pola detoks yang bertujuan mengeluarkan racun dari tubuh. Rita menjelaskan ada beberapa makanan yang dapat meningkatkan aktivitas co-enzim P450.
Mau Sehat dan Turun Berat Badan? Detoks Usai Lebaran Ada AturannyaFoto: Istimewa

"Misalnya bisa konsumsi protein yang rendah lemak, seperti putih telur dan susu low fat. Atau bisa juga kita konsumsi makanan yang sifatnya diuretik, agar memperlacar proses pembuangan urin kita, sehingga racun-racun dalam tubuh lebih mudah keluar," ungkap Rita.

"Jadi bisa konsumsi air wortel, bisa juga yogurt atau kedelai agar fungsi P450 meningkat dan mengeluarkan racun saat detoks," tuturnya.

Sementara untuk makanan yang dihindari, Rita tidak menyarankan mengonsumsi jus buah selama proses detoks. Meski terdengar sehat, rupanya jus buah ini memiliki kandungan gula yang cukup tinggi, sehingga membuat organ pencernaan bekerja lebih keras dan tidak bisa beristirahat.
Mau Sehat dan Turun Berat Badan? Detoks Usai Lebaran Ada AturannyaFoto: Istimewa
"Air buah harus dihindari saat melakukan detoks, terutama jika tujuan detoksnya untuk mengistirahatkan organ pencernaan. Jus buah sebenarnya bukan upaya detoks yang dimaksud. Malah jus buat membuat organ pencernaan kita bekerja lebih berat, karena kadar insulin kita dipacu," pungkasnya.

Lebih lanjut Rita menjelaskan bahwa ketika tubuh menerima jus buah, organ seperti pankreas justru dipacu untuk bekerja lebih keras saat menghasilkan insulin.

Sehingga Rita menganjurkan untuk menghindari jus buah saat detoks, dan beralih ke minuman yang lebih sehat seperti air putih.

Baca Juga: Waduh! Wanita Ini Alami Mati Otak Usai Detoks dengan Seliter Kecap Asin (sob/odi)