Menurut Penelitian Makan Lebih Banyak Nasi Bisa Cegah Obesitas

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 02 Mei 2019 10:42 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Konsumsi nasi lebih banyak setiap harinya, dapat membantu mencegah obesitas menurut penelitian terbaru. Hal ini terlihat dari rendahnya angka obesitas di beberapa negara.

Para peneliti telah membuktikan bahwa tingkat obesitas jauh lebih rendah di negara-negara, yang mengonsumsi beras atau nasi dalam jumlah tinggi. Sementara negara-negara dengan konsumsi beras yang rendah, memiliki tingkat obesitas yang tinggi. Hasil ini di dapat lewat studi internasional yang melibatkan 136 negara.

Baca Juga: Ini Pola Makan yang Harus Dijalani Agar Terhindar dari Obesitas
Menurut Penelitian Makan Lebih Banyak Nasi Bisa Cegah ObesitasFoto: Istimewa
Dilansir dari Daily Mail UK (01/05), dari 136 negara, tingkat obesitas jauh lebih tinggi di negara yang kurang mengonsumsi beras. Para peneliti mengatakan bahwa serat yang ditemukan dalam gandum seperti beras, dapat menimbulkan rasa kenyang sehingga menghindari orang dari makan berlebih.

Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Tomoko Imai, dari Doshisha Women's College of Liberal Arts, Kyoto, Jepang. Mereka mengamati konsumsi beras dalam jumlah gram per hari di setiap orang, termasuk asupan kalori di 136 negara. Mereka juga memerhatikan data dari indeks massa tubuh (BMI).

"Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat obesitas cukup rendah di negara-negara yang makan nasi sebagai makanan pokok, dapat mencegah obesitas," tutur Profesor Tomoko.
Menurut Penelitian Makan Lebih Banyak Nasi Bisa Cegah ObesitasFoto: Istimewa

Ia juga menambahkan bahwa nasi bisa menjadi makanan yang dianjurkan, karena dapat mengurangi tingkat obesitas di dunia. Para peneliti juga menjelaskan bahwa temuan ini tetap benar, bahkan setelah mengamati indikator gaya hidup dan ekonomi sosial di beberapa negara.

Mereka mengatakan jika orang-orang mengonsumsi 50 gram beras tambahan setiap harinya, jumlah penderita obesitas dewasa dapat turun dari 650 juta orang ke 643.5 juta orang.

Hal ini dibuktikan di negara Bangladesh, di mana orang-orang di sana makan banyak nasi. Setidaknya orang-orang di Bangladesh, mengonsumsi 473 gram beras per harinya.

Angka ini diikuti dengan Laos yang mengonsumsi 443 gram beras, Kamboja 438 gram, Vietnam 398 gram, dan Indonesia 361 gram.
Menurut Penelitian Makan Lebih Banyak Nasi Bisa Cegah ObesitasFoto: Istimewa
Sementara banyak negara Barat, yang masih memiliki tingkat konsumsi beras rendah. Seperti di Inggris, Kanada, Spanyol, hingga Amerika.

"Kita sudah mengetahui sejak dulu, bahwa populasi di wilayah Timur jauh lebih kurus dibandingkan populasi di Barat. Penelitian ini lah yang pertama kali menjelaskan bahwa kita bisa mengatasi obesitas dalam jumlah yang makanan yang banyak," pungkas Tam Fry, selaku ketua dari National Obesity Forum.

Baca Juga: Hasil Penelitian Ungkap Jika Yogurt Bisa Jadi Pemicu Obesitas

(sob/odi)