Rutin Minum Teh Bisa Turunkan Berat Badan, Apa Iya?

Milla Kurniaputri - detikFood Rabu, 17 Apr 2019 06:18 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Teh biasa diminum saat sarapan atau sedang bersantai. Bahkan ada juga yang menjadikan teh sebagai minuman diet. Tapi benarkah teh dapat menurunkan berat badan?

Selain air, teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Teh juga merupakan minuman serbaguna yang dapat disajikan panas ataupun dingin. Teh juga hadir dalam berbagai rasa dan dapat membuat Anda rileks.

Teh Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?Foto: iStock

Ada beberapa jenis teh populer seperti teh hijau, oolong, teh hitam dan teh putih. Tetapi semua teh tersebut asli berasal dari tanaman Camellia Sinensis. Daun tehnya diproses secara berbeda, yang juga memiliki warna, rasa dan manfaat kesehatan yang berbeda.

Baca Juga: 12 Manfaat Rajin Minum Teh untuk Kesehatan

Teh hijau dikenal dapat meningkatkan metabolisme. Teh memang mengandung kafein dan katekin yaitu antioksidan alami yang dikatakan dapat meningkatkan pengeluaran energi dan membakar lemak. Penelitian menunjukkan hasil yang beragam mengenai konsumsi teh dapat menurunkan berat badan.

Sebuah meta-analisis pada tahun 2009 yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity mengatakan bahwa katekin dalam teh dapat menurunkan berat badan sekitar 1,4 kg dalam 12 minggu. Tetapi ada juga review dari studi yang menemukan bahwa dengan minum teh hijau tidak berpengaruh dengan penurunan berat badan yang signifikan.

Minum teh tanpa pemanis memang dapat membantu supaya tetap terhidrasi, dan dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi dengan pengecualian pola makan yang juga harus dijaga.

Dikutip dalam Eating Well, teh memiliki banyak manfaat seperti dapat menjaga kesehatan jantung, turunkan risiko diabetes, memperbaiki pola tidur dan mengurangi risiko stroke.

Walaupun teh tidak benar-benar menurunkan berat badan, ada banyak manfaat lain dari meminum teh. Sebuah penelitian kecil di Journal of Hypertension mengatakan bahwa dengan minum teh hitam yang kaya flavonoid dikatakan dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular.

Teh Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?Foto: iStock

Studi juga menemukan hampir 40.000 orang di Belanda yang minum teh memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak minum teh.

Saat Anda minum teh sebaiknya jangan memakai gula atau madu. Karena dengan menambahkan gula akan menambah kalori ekstra tanpa nutrisi dan dengan menambahkan gula dapat menghambat upaya penurunan berat badan.

Maka saat mengonsumsi teh lebih baik tanpa penambahan gula agar mendapat manfaat untuk kesehatan. Meskipun teh belum terbukti secara langsung dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi tidak ada salahnya dengan meminum teh karena memiliki manfaat kesehatan lain.

Baca Juga: Mana yang Lebih Sehat Teh Hijau atau Ekstraknya? (lus/lus)