Senyawa Capsaicin dalam Cabai Bisa Menekan Pertumbuhan Kanker

Milla Kurniaputri - detikFood Kamis, 11 Apr 2019 12:40 WIB
Foto: Instagram Foto: Instagram
Jakarta - Ada senyawa khusus dalam makanan yang dapat melawan beberapa jenis kanker. Capcaisin dalam cabai disebut dapat menekan pertumbuhan kanker, khususnya paru-paru.

Tidak hanya enak dibuat sambal, cabai ternyata juga bisa dijadikan sebagai penunjang kesehatan. Menurut NDTV Food, ada beberapa penelitian terbaru yang mengungkapkan bahwa senyawa yang ada pada cabai dapat membantu memperlambat penyebaran kanker paru-paru. Kanker paru-paru disebut sebagai penyebab utama kematian akibat kanker bagi pria dan wanita.

Para ilmuwan juga mengatakan bahwa senyawa tersebut dapat membantu menekan penyebaran kanker. Sebagian besar kematian terkait kanker terjadi karena kanker menyebar ke lokasi yang jauh dari tubuh, yang melewati proses yang disebut metastasis.

Baca Juga: Ini Khasiat Bawang Putih Si Mungil yang Penuh Manfaat

"Kanker paru-paru dan kanker lain biasanya bermetastasis ke lokasi sekunder seperti otak, hati atau tulang. Hal itu membuat mereka sulit diobati," kata salah satu penulis studi Jamie Friedman dari Universitas Marshall di AS.

Untuk penelitian ini, para ilmuwan mempelajari tiga baris sel kanker paru-paru pada manusia. Peneliti mengamati bahwa capsaicin dapat menghambat invasi yang kebetulan merupakan langkah pertama dari proses penyebaran sel kanker tersebut.

Capsaicin sendiri adalah komponen aktif dari cabai, yang merupakan tanaman dari genus Capsicum.

Senyawa Capsaicin dalam Cabai Bisa Menekan Pertumbuhan KankerFoto: Getty Images

Dalam penelitian mengenai metastasis kanker dilakukan percobaan dengan media tikus. Dari percobaan tikus ini menunjukkan area sel kanker metastatik lebih kecil di paru-paru dibandingkan dengan tikus yang tidak mengonsumsi capsaicin. Temuan juga menunjukkan bahwa tikus dengan kanker prostat yang mengonsumsi capsaicin dapat membunuh 80% sel kanker pada tikus percobaan dan membuat ukuran tumor mengecil menjadi sekitar seperlima dari ukuran sebelumnya. Hasil serupa juga ditemukan pada penelitian mengenai pengaruh capsaicin pada kanker pankreas yang diidap tikus-tikus penelitian.

Senyawa Capsaicin dalam Cabai Bisa Menekan Pertumbuhan KankerFoto: Getty Images

Temuan ini dipresentasikan selama pertemuan Biologi Eksperimental 2019 yang diadakan dari 6-9 April di Orlando, Florida.

"Kami berharap suatu hari capsaicin dapat digunakan untuk membantu kemoterapi untuk mengobati kanker paru-paru," kata Friedman.

Baca Juga: Wanita Ini Bagikan Cara Praktis Buat Semprotan Cabai Untuk Alat Bela Diri (lus/lus)