Diet Ketogenic Bisa Mengganggu Siklus Haid, Ini Sebabnya

Dewi Anggraini - detikFood Selasa, 25 Sep 2018 12:26 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Selain menurunkan berat badan, pola diet ketogenic juga bisa berakibat pada gangguan siklus haid. Ini sebabnya.

Siklus haid atau menstruasi yang tak teratur umumnya disebabkan oleh stress atau penyakit. Tetapi bisa juga karena pola diet ketogenik yang sedang dijalani.

Diet ketogenic atau diet keto merupakan rendah karbohidrat dan mengandalkan asupan lemak yang tinggi. Diet ini mengharuskan orang konsumsi banyak daging, sayuran rendah karbo seperti alpukat dan mengonsumsi sedikit gula.

Diet Ktogenic Bisa Mengganggu Siklus Haid, Ini SebabnyaFoto: Istimewa
Banyak orang yang mengikuti diet ini karena dianggap efektif untuk turunkan berat badan. Pola makan ini baik terutama untuk mereka yang harus menurunkan berta badan dengan cepat.

Selain itu wanita yang jalani diet keto bisa saja alami berhenti haid atau gangguan siklus haid. Hal ini karena adanya kekurangan nutrisi tertentu selama jalani pola diet keto.

'Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan siklus menstruasi atau haid yang abnornal. Karena kurangnya asupan zat gizi makro dalam asupan nutrisi wanita,' ungkap ahli diet terdaftar Crystal C. Karges MS.RDN.IBCLC, seperti dilansir metro.uk (21/9).

'Wanita memerlukan asupan kalori yang cukup juga nutrisi agar siklus haid terjaga dan normal,' tegasnya.

Diet Ktogenic Bisa Mengganggu Siklus Haid, Ini SebabnyaFoto: thinkstock
Menurutnya yang jadi penyebab amenorrhea atau terhentinya siklus haid selama 3 bulan atau lebih adalah stress. Selain itu juga minimnya asupan katbohidrat, kalori terbatas dan olahraga berlebihan.

Baca juga: Ini Pengakuan Jujur Tentang Diet Keto dari Kourtney Kadarshian

National Health Service (NHS) atau Layanan Kesehatan Nasional Inggris menyebutkan bahwa karbohidrat bagian penting dari nutrisi. Karenanya tidak seharusnya dikurangi asupannya secara total.

Tetapi jika ingin menurunkan berat badan, lebih baik kurangi karbohidrat yang diproses, yang putih atau yang tinggi gula. Roti sehat, kentang dan pasta gandum bisa tetap dikonsumsi. Sementara itu hindari konsumsi roti putih, cake dan nasi putih.

Baca juga: Mau Coba? 'Carnivore Diet', Pola Makan Hanya Daging Saja (dwa/odi)