Olahan Telur Asin Kekinian

Tinggi Kolesterol dan Garam, Ini Anjuran Porsi Konsumsi Telur Asin

Lusiana Mustinda - detikFood Selasa, 24 Okt 2017 17:11 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Tidak hanya nasi goreng, keripik pun ikutan dicampur dengan saus telur asin. Tapi sebenarnya, bagaimana porsi tepat konsumsi telur asin agar tetap sehat?

Telur asin dibuat dengan cara mencampurkan abu dan garam yang diendapkan hingga beberapa hari. Ada juga yang direndam dengan larutan garam agar telur lebih awet dan menambah citarasa telur.

Baca juga: Nyamm! Enaknya Bakso Isi Telur Asin Bisa Dicicip 4 Tempat Ini

Tinggi Kolesterol dan Garam, Ini Anjuran Porsi Konsumsi Telur AsinFoto: iStock

Pencampuran garam ini membuat telur bebek asin mengandung natrium mencapai 529 mg per 100 gram. Sedangkan, 100 gram kuning telur asin mengandung kolesterol sebanyak 955 mg dan sebutir telur bebek asin mengandung sekitar 260 mg kolesterol.

Terkait dengan asupan kuning telur, Sari Sunda Bulan selaku ahli gizi juga mengatakan bahwa selama tidak memiliki penyakit tertentu, konsumsi 1-2 porsi kuning telur sehari boleh saja. Akan tetapi kalau telur sudah diasinkan, tentu akan menambah asupan natrium atau garam.

Tinggi Kolesterol dan Garam, Ini Anjuran Porsi Konsumsi Telur AsinFoto: Istimewa

Karena setelah di-infused dengan garam, kandungan natrium dalam telur asin pun meningkat tiga kali lipat. Sehingga untuk penderita hipertensi disarankan untuk lebih membatasi asupan makanan ini.

Menurut Jansen Ongko, MSc, RD selaku konsultan dan ahli gizi mengatakan bahwa penderita hipertensi berat hanya boleh mengonsumsi natrium sekitar 200-400 mg. Sedangkan untuk hipertensi ringan, telur bebek asin masih boleh dikonsumsi maksimal satu butir per hari atau setara dengan 200-260 mg natrium.

Baca juga: Punya Kentang Goreng? Buatkan Saja Saus Telur Asin yang Gurih Enak

(adr/odi)