Ini Alasan Penting Kenapa Kopi Perlu Melalui Proses 'Roasting'

Regita Lorena - detikFood Kamis, 20 Jul 2017 07:19 WIB
Foto: iStock / Getty Images
Jakarta - Proses roasting pada kopi tak hanya tingkatkan aroma dan rasa saja. Tetapi juga memberi khasiat sehat yang lebih banyak.

Pembicaraan soal kopiselalu dikaitkan dengan kafein dan efek buruk konsumsi kafein. Padahal biji kopi tak hanya mengandung kafein saja. Inilah yang dibuktikan oleh sebuah studi bahwa beberapa senyawa pada biji kopi berpotensi menguntungkan bagi tubuh yang dipengaruhi oleh proses panggang atau roasting.

Dikabarkan oleh dailynewscoffee (27/6), sebuah jurnal yang dipublikasikan di Journal of Medicinal Food peneliti mengungkapkan bahwa meningkatkan konsumsi kopi dapat memperpanjang umur. Biji kopi yang kaya akan anti-inflamasi dapat membantu menyembuhkan beberapa penyakit seperti penuaan, kanker, alzheimer, penyakit kardiovaskular, depresi dan penyakit lainnya.

Baca juga : Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati

Ini Alasan Penting Kenapa Kopi Perlu Melalui Proses 'Roasting'Foto: iStock

"Kami menunjukkan hubungan antara konsumsi kafein dengan umur panjang. Kami melakukan tes laboratorium yang ketat dengan mekanisme yang masuk akal kenapa hal ini bisa terjadi," ungkap penulis senior penelitian, Mark Davis.

Peneliti Korea telah mengeksplorasi pengaruh perbedaan tingkat roasting kopi berpengaruh pada kandungan antioksidan dan anti inflamasi pada kopi. Pada Atikel berjudul 'Cellular Antioxidant and Anti-inflammatory Effects of Coffe Extracts with Different Roasting Levels', yang diterbitkan di Journal of Medicinal Food peneliti mengukur kadar kafein dan asam klorogenik yang ada para kopi.

Ini Alasan Penting Kenapa Kopi Perlu Melalui Proses 'Roasting'Foto: Daily News Coffee

Kopi hijau (green bean) dan kopi yang dipanggang dengan tingkat Light, Medium, City dan French. Kopi yang dipakai adalah kopi Brasil dengan proses natural dari Ipanema Coffee dan dipanggang dengan mesin Hottop.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kafein tidak jauh berbeda diantara beberapa tingkat roasting. Ada variasi berbeda pada kadar asam klorogenik dalam tiap tahapan roasting. Kadar berbeda juga berkaitan dengan perbedaan aktivitas antioksidan dan anti inflamasi. Jika ekstrak dari kopi dengan tingkat roasting berbeda, diujikan pada model sel manusia.

Baca juga : Rutin Minum 2 Cangkir Kopi Tiap Hari Cegah Risiko Demensia (odi/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com