Konsumsi Kacang Mete dan Almond Bisa Cegah Kanker Usus Kambuh Lagi

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Selasa, 23 Mei 2017 07:41 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Peneliti temukan kanker usus bisa dicegah agar tak kambuh lagi. Almond dan kacang mete menjadi sumber nutrisi yang bisa mencegahnya.

Peneliti Amerika menganjurkan penderita kanker usus untuk makan minimal 57 gram kacang yang berasal dari pohon, selama 1 minggu. Atau 48 butir almond atau 36 buah kacang mete. Nutrisi kacang ini bisa mencegah kanker berulang. Hasilnya dibandingkan dengan penderita kanker usus yang tak konsumsi kacang tersebut.

Konsumsi Kacang Mete dan Almond Bisa Cegah Kanker Usus Kambuh LagiFoto: Getty Images

Temuan ini didapat oleh Dr. Temidayo Fadelu dari Dana-Farber Cancer Institute di Boston bersama rekan-rekannya. Dilansir reuters (22/5), mereka meneliti manfaat sehat konsumsi kacang-kacangan.

Peneliti menganalisa makanan dari 826 pasien dengan kanker kolon stadium 3. Pada tahap ini kanker sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening tetapi tidak di bagian tubuh lainnya.

Semua pasien sudah menjalani operasi dan kemoterapi untuk penyembuhan kanker usus. Mereka yang mengonsumsi lebih dari 100 gram seminggu, atau sekitar 19% dari peserta, punya 42% alami penurunan untuk kambuh dan 57% turun risiko kematiannya. Dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

Konsumsi Kacang Mete dan Almond Bisa Cegah Kanker Usus Kambuh LagiFoto: Getty Images

Namun, manfaat ini bisa didapat jika mengonsumi kacang-kacangan yang berasal dari buah di pohon. Tidak termasuk kacang tanah dan selai kacang. Ini karena kacang tanah memiliki komposisi metabolik yang berbeda dengan kacang yang berasal dari pohon.

'Studi ini memperlihatkan bahwa makan kacang bisa memberi perubahan pada pasien kanker yang sudah lama berjuang,' ungkap Daniel Hayes, presiden ASCO.

Studi difokuskan pad konsumsi kacang karena pada studi sebelumnya telah diperlihatkan bahwa makan kacang bisa kurangi risiko obesitas dan diabetes. Faktor yang sama juga pengaruhi penderita kanker kolon.

Studi lanjutan perlu dilakukan untuk melihat apakah kacang berkaitan dengan tingkatan lain kanker usus besar. Hasil studi ini akan dipresentasikan pada American Society of Clinical Oncology (ASCO). Sedangkan dananya disking oleh National Cancer Institute, National Institutes of Health dan Pfizer Inc. (odi/odi)