8 Makanan Olahan Ini Sebaiknya Tak Sering-sering Dimakan, Ini Alasannya (2)

8 Makanan Olahan Ini Sebaiknya Tak Sering-sering Dimakan, Ini Alasannya (2)

Annisa Trimirasti - detikFood
Rabu, 15 Mar 2017 19:04 WIB
8 Makanan Olahan Ini Sebaiknya Tak Sering-sering Dimakan, Ini Alasannya (2)
Foto: iStock
Jakarta - Sering konsumsi sajian dengan terlalu banyak tahap proses pembuatan sebabkan banyak penyakit termasuk kanker. Jadi, batasi makan sereal dan soda.

Beberapa makanan seperti saus tomat dan sereal seharusnya termasuk sajian sehat dan bergizi. Namun karena terlalu banyak diproses dan ditambahkan bahan kimia, sajian ini justru bisa sebabkan timbulnya penyakit dalam jangka panjang.

5. Sereal

Foto: iStock
Sereal bisa jadi sarapan praktis dan sehat tergantung dari sereal apa yang Anda makan.Tingkat pengolahan sereal dan bahan yang ditambahkan kedalamnya, bisa membuat sarapan sehat ini jadi tidak sehat.

Menurut Global Consumer Reports yang melakukan studi pada 32 negara menyebutkan banyak sereal penuh gula dan tinggi olahan sehingga kurang bernutrisi. Proses olahan tersebut juga dapat mengubah struktur dari asam amino gandum, dan sering membuat mereka beracun.

6. Minuman berkarbonasi

Foto: iStock
Minuman berkarbonasi dan soda merusak gigi, penuh gula dan rendah nutrisi serta membuat tubuh dehidrasi karena kandungan garam, gula, dan kafeinnya. Jangan konsumsi terlalu banyak minuman ini.

Dan jika ingin beralih ke jus, itupun tidak lebih baik. Banyak jus hanya terdiri dari campuran air, gula, dan konsentrat buah. Pilih jus dengan kandungan buah 100% atau makan saja langsung dalam bentuk buah.

7. Salad dressing

Foto: iStock
Mirip saus tomat dan saus pasta, salad dressing yang dilihat di rak supermarket banyak yang terdiri dari banyak emulsifiers, lemak trans, gula dan bahan kimia. Anda bisa dengan mudah membuat salad dressing sendiri di rumah dengan campuran minyak zaitun, saus mustard, dan madu.

8. Tepung tinggi olahan dan nasi putih

Foto: iStock
Saat belanja, pilihlah tepung rendah olahan, pilih tepung lokal atau terbuat dari whole wheat, bila tidak tahu, pilih dengan tekstur lebih kasar daripada yang sangat halus. Dan, beras merah lebih sehat dari beras putih, mereka tinggi serat, rendah kalori dan membuat Anda kenyang lebih lama.
Halaman 2 dari 5
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads