Jamur Mulai Diteliti Sebagai Pengobatan Baru Alzheimer

Annisa Trimirasti - detikFood Jumat, 27 Jan 2017 14:10 WIB
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk Alzheimer. Namun peneliti sebut jamur mungkin bisa membantu.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Medicinal Food dengan judul Edible and Medicinal Mushrooms: Emerging Brain Food for the Mitigation of Neurodegenerative Diseases, menemukan beberapa jamur mengandung senyawa yang dapat melindungi otak dari penyakit neurogeneratif seperti demensia dan Alzheimer.

Mereka dapat lawan racun pada syaraf, seperti inflamasi serta tingkatkan pertumbuhan saraf otak.Penelitian dilakukan oleh Universitas Malaya dan fokus pada komponen bioaktif jamur akan manfaat perlindungan saraf dan kognitifnya.

Jamur Mulai Diteliti Sebagai Pengobatan Baru AlzheimerFoto: reishi / Getty Images
Dilansir dari medicaldaily.com (26/1/17), penelitian penting dilakukan mengingat menurut laporan Asosiasi Alzheimer ada sekitar 5,4 juta orang Amerika di 2016. Sedang di dunia sendiri, diperkirakan akan ada 42 juta kasus Alzheimer pada 2020.

Jamur sendiri memang telah dikenal sebagai obat untuk berbagai penyakit termasuk asma, rheumatoid arthritis, gagal ginjal, dan struk. Kali ini peneliti mencoba melihat efeknya pada kesehatan otak.

Walaupun tidak semua jamur dapat dimakan, penelitian dilakukan pada 11 tipe jamur yang dapat dimakan dan punya efek medis.

Ditemukan bahwa tiap jamur tingkatkan perkembangan saraf terutama regenerasi saraf yang menghubungkan otak dan tulang belakang. Jamur pun disebutkan dapat lindungi syaraf dari senyawa kimia penyebab kematian sel.

Jamur Mulai Diteliti Sebagai Pengobatan Baru AlzheimerFoto: cordyceps / Getty Images
Beberapa jamur yang dapat dicoba adalah cordyceps, dianggap sebagai jamur dengan efek pengobatan dalam farmasi Asia. Jamur ini cegah kematian sel syaraf dan kehilangan memori karena efek antioksidan dan anti inflamasinya.

Kemudian lion's mane mushroom atau yamabushitake. Jamur ini adalah jamur obat yang digunakan di China dan Jepang yang menunjukkan efek positif pada penurunan kemampuan kognitif. Dan jamur reishi dianggap sebagai obat herbal hebat yang memperlihatkan bukti meningkatkan kemampuan kognitif dan umur panjang.

Jamur Mulai Diteliti Sebagai Pengobatan Baru AlzheimerFoto: yamabushitake / Getty Images
Dr Sampath Parthasarathy, editor-in chief dalam penelitian mengatakan bahwa studi ini adalah satu dari sangat sedikitnya penelitian pada makanan untuk manfaatnya akan penyakit neurogeneratif.

Meskipun hasil menunjukkan hasil yang memuaskan. Penelitian ini masih dalam tahap awal kondisi Alzheimer dan perlu diteliti lebih lanjut lagi. (ani/odi)