Studi: Dengan Cium Aroma Wine Saja Bisa Atasi Alzheimer dan Demensia

Studi: Dengan Cium Aroma Wine Saja Bisa Atasi Alzheimer dan Demensia

Annisa Trimirasti - detikFood
Jumat, 16 Sep 2016 13:19 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Sebelum menyesap wine, sebaiknya cium dalam-dalam aromanya. Aroma wine juga baik untuk kesehatan otak.

Penelitian yang diterbitkan oleh Frontiers in Human Neuroscience menemukan sommeliers, ahli wine, punya kemungkinan lebih kecil menderita Alzheimer dan Parkinson daripada orang dengan profesi lain.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para ilmuwan di Cleveland Clinic Lou Ruvo for Brain Health, Las Vegas menguji otak sommeliers dan membandingkannya dengan otak orang dengan profesi lain. Ditemukan, otak sommeliers lebih tebal pada bagian-bagian tertentu, khususnya yang terkait dengan bau dan memori.

Menurut studi, ada perbedaan aktivasi regional dalam area besar di bagian penciuman dan memori dengan aktivasi yang tinggi. Khususnya untuk sommeliers selama bertugas mencium wine.



"Hal tersebut sangat penting karena daerah itu merupakan bagian pertama yang terkena dampak penyakit neurodegenerative. Secara keseluruhan, perbedaan ini menunjukkan keahlian khusus dan pelatihan mungkin mengakibatkan peningkatan otak," ujar peneliti dikutip dari delish.com (14/9/16).

Jadi, ciumlah aroma wine yang khas sekarang dan rasakan manfaatnya di masa depan.



Subjek uji coba dalam penelitian ini memang sedikit yaitu 13 orang sommeliers dan 13 orang dengan profesi lain, tapi tidak ada salahnya mencoba mencicip berbagai wine.

Setelah mencium aroma wine, disebutkan juga minum wine dapat mencegah Alzheimer. (msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads