6 Hal Soal Makanan Ini Berperan Penting untuk Pulihkan Gangguan Kelenjar Tiroid

Annisa Trimirasti - detikFood Selasa, 30 Agu 2016 13:30 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Gangguan tiroid umumnya diobati melalui tes darah dan terapi hormon . Padahal asupan makanan berperan penting bagi hormon ini.

Kelenjar thyroid atau tiroid ini berbentuk seperti kupu-kupu dan berfungsi dalam proses metabolisme makanan, mengatur pola tidur, berat badan,suasana hati, depresi dan kegelisahan.

Selain melakukan terapi dan pengobatan, penderita gangguan kelenjar perlu perhatikan asupan makanan. Dilansir dari NDTV (29/8/16), hal-hal ini bisa mengembalikan fungsi kelenjar tiroid.

1. Asupan yodium


Yodium adalah mineral penting dalam pembentukan hormon tiroid, tirkosin. Tetapi, kelebihan yodium dapat menyebabkan gondok. Untuk mencegahnya, konsumsi makanan kaya yodium seperti rumput laut, garam beryodium dan seafood dalam takaran seimbang.

Rumput laut sangat kaya yodium, mengandung hampir semua mineral di laut yang penting untuk tubuh. Dalam bentuk kelp, nori dan kombu dapat mendukung fungsi tiroid. Karena mengandung asam pantotenat dan riboflavin (vitamin B penting untuk penderita depresi karena tiroid).

2. Tambah asupan protein


Protein mengangkut hormon thyiroid ke seluruh jaringan dan membantu fungsi tiroid secara efektif. Coba konsumsi telur, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan dan polong-polongan. Hindari berbagai produk kedelai seperti tahu dan susu kedelai karena menghambat reseptor sel dan mengganggu seluruh fungsi tiroid.

3. Hindari goitrogens


Goitrogens adalah zat kimia yang mengganggu penyerapan yodium tubuh. Maka, hindari makanan seperti brokoli, kubis, kembang kol, lobak, kacang, kedelai, bayam dan kangkung, terutama dalam bentuk mentah. Namun, jika matang, dapat dimakan, karena senyawa goitrogenik sudah tidak aktif.

4. Konsumsi probiotik

20% dari fungsi tiroid tergantung pada keadaan usus. Jadi, konsumsi probiotik atau yogurt secara teratur. Perbanyak konsumsi bawang putih karena dapat membunuh ragi.

5. Konsumsi lemak

Lemak berperan penting dalam menghasilkan dan mengatur hormon. Kekurangan lemak atau kolesterol, dapat memperburuk ketidakseimbangan hormon.

Konsumsi lemak sehat alami seperti ghee , kacang-kacangan, keju berlemak, mentega, minyak kelapa, susu, flaxseed, biji chai dan ikan berlemak seperti salmon

6. Perhatian asupan gula


Penelitian menunjukkan bahwa lonjakan insulin berulang cenderung menghancurkan kelenjar tiroid. Lonjakan gula menyebabkan kelenjar adrenal mensekresi kortisol berlebih yang dapat menekan fungsi hipofisis dan mempengaruhi fungsi tiroid.

Selain hal-hal tersebut, dia atas, hindari juga segala bentuk makanan olahan, pemanis buatan, kapsul BPA, dan makanan dengan bahan kimia tambahan. Cukup makan makanan bergizi dan bergaya hidup sehat.

(adr/odi)