Keracunan makanan bisa berakibat sakit perut, kram, dehidrasi hingga kematian. Hal ini bisa terjadi pada semua kelompok usia.
Dikutip dari foxnews.com (5/8/16) bakteri seperti Salmonella, E. Coli, dan Listeria paling sering hinggap pada makanan. Terutama makanan yang mudah memicu keracunan dan penyakit berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayam dan kangkung kaya akan nutrisi, tetapi sering kali membawa bakteri yang menyebabkan penyakit. Menurut Center for Science in the Public Interest (CSPI), sayuran ini membawa 24% wabah penyakit. Pada awal 2016 CDC dan FDA menyelidiki adanya wabah multistate listeria yang menginfeksi 19 orang. Akibatnya 18 orang harus menjalani perawatan di rumah sakit dan satu orang tewas.
Cara menghindari, cuci sayuran di bawah air mengalir. Olah sayur di atas api, suhu panas akan membantu untuk membunuh bakteri penyebab penyakit.
![]() |
Telur punya banyak manfaat. Tetapi bakteri Salmonella enteritidis, penyebab diare, sering menginfeksi induk ayam dan mengkontaminasi telur. Bakteri pada telur sering menyebabkan munculnya gejala demam ringan, mual, muntah, dan sakit perut.
Sebaiknya jangan terlalu sering makan telur setengah matang apalagi mentah. Olah telur hingga putih dan kuningnya matang.
3. Tuna
Ikan tuna bisa mencegah penyakit jantung dan obesitas. Tapi ikan tuna kemungkinan dapat membawa Combrotoxin, yang menyebabkan sakit kepala dan kram. Combrotoxin muncul oleh bahan kimia alami yang terkandung dari tubuh ikan tuna atau mackerel, saat ikan mulai membusuk.
Karenanya segera olah tuna setelah dibeli atau simpan tuna dalam freezer agar tetap terjaga kualitasnya.
![]() |
Tiram dapat dipanen dari perairan yang tercemar norovirus. Jika disajikan mentah dapat menyebabkan gastroenteritis (radang pada perut atau usus).
Ada pula ancaman dari Vibrio, yang menginfeksi aliran darah, menyebabkan demam, menggigil, menurunkan tekanan darah (septic shock), dan dapat menyebabkan kematian.
Sebaiknya panggang tiram,hindari makan tiram mentah jika tidak benar-benar segar.
5. Kentang
Kentang bisa saja terkontaminasi C. botulinum yang menyebabkan kaku pada otot atau E. Coli bahkan Salmonella.
Selalu cuci kentang sebelum dimasak, hindari pemakaian alumunium foil dan sebisa mungkin simpan kentang di tempat yang dingin dan tidak di kulkas.
![]() |
Keju yang sudah dipasteurisasi akan mengurangi risiko bakteri jahat seperti Listeria. Namun keju-keju lembut seperti feta, brie, camembert, blue-veined, dan keju ala Meksiko--queso blanco, masih membawa ancaman bakteri penyebab keguguran dan menganggu sistem imun.
Cara menghindari: pastikan mengonsumsi keju yang sudah di pasteurisasi. (lus/odi)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN