Para ahli mengatakan bahwa sebulan berpuasa akan mempengaruhi jam biologis. Sulit tidur jadi salah satu masalah utama yang dialami orang ketika kembali ke rutinitas normal. Mulailah dengan makan lebih ringan dan pilihan makanan sehat supaya proses adaptasi lebih mudah. Lakukan cara ini untuk memulai kebiasaan makan normal setelah puasa, seperti dilansir dari Deccan Chronicle (05/07).
1. Empat kali makan
Sebaiknya konsumsi empat kali makan berporsi kecil dibanding tiga kali makan besar. Dr Rakesh K., Consultant Gastroenterologist, Asian Institute of Gastroentrology menjelaskan porsi makan kecil memicu hormon baik dan perubahan metabolisme. Ini bisa meningkatkan produksi kolesterol baik.
2. Lakukan perlahan-lahan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Selama bulan puasa, konsumsi makanan hanya dilakukan dua kali setiap hari. Ketika puasa usai, kembali pada jadwal makan normal. Melakukan perubahan pada tubuh perlu waktu dan penting dilakukan dengan perubahan perlahan. Dr. Yadavalli Srinivas, consultant internal medicine Apollo Hospitals mengatakan penting memudahkan tubuh kembali ke proses pencernaan makanan reguler. Karena sistem pencernaan kemungkinan mengurangi produksi enzim, ini mempengaruhi lapisan mucus di perut. Makan berlebihan atau konsumsi makanan tinggi lemak bisa memicu mual, sakit perut atau diare.
3. Mengatur jadwal
![]() |
Adaptasi bisa dilakukan dengan membuat jadwal 4 hari untuk pengembalian sistem kembali normal.
Hari 1: Konsumsi buah atau sayuran seperti wortel, sayuran hijau dan pisang. Jus apel yang dibuat dengan 50/50 air juga dapat dikonsumsi. Beri jeda waktu sekitar 4 jam untuk konsumsinya.
Hari 2: Mirip dengan diet hari pertama, tambahkan makanan padat atau makanan harian dalam pola makan. Misalnya nasi dan lauk. Hindari terlalu banyak penggunaan garam, rempah dan minyak.
Hari 3: Tambahkan lebih banyak variasi. Seperti telur rebus atau ayam.
Hari 4: Pola makan normal, tergantung pada tingkat kenyamanan Anda. Konsumsi cukup cairan tapi kurangi garam dan lebih banyak makanan berserat. Hindari makanan terlalu pedas dan berminyak.
4. Makanan yang perlu dihindari
![]() |
Sebaiknya jauhi susu kental manis dan makanan tinggi gula. Selama puasa, energi utama untuk otak adalag ketones dan asam lemak. Ketones dilepaskan dari hati, membebaskan asam lemak dari jaringan lemak. Badan memakai asam lemak ini untuk bertahan dan protein otot adalah pilihan terakhir. Ketika kembali ke pola makan normal, asupan gula tinggi dan protein pada susu bisa menyebabkan asam amino turun. Ini memicu masalah pencernaan. Selain itu, jauhi juga makanan tinggi garam, makanan kemasan, berminyak dan pedas.
(adr/odi)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN