Makan perlahan dan tenang ternyata dapat membantu menurunkan berat badan. Seperti dikutip dari Boldsky (19/12), hal berikut sebaiknya juga dipraktekkan pelaku diet.
1. Istirahat
Berisitirahat atau bersantai sejenak setelah makan sangat dianjurkan. Cara ini dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik sekaligus meningkatkan metabolisme. Jika Anda terburu-buru beraktivitas usai makan, maka tubuh cenderung menyimpan lemak perut lebih banyak. Namun perlu diperhatikan, istirahat di sini bukan berarti tidur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana tenang saat makan membuat Anda lebih memperhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh, seberapa banyak jumlahnya, dan lebih mudah merasa kenyang. Sebaliknya, jika Anda makan dalam suasana ramai, Anda cenderung makan lebih cepat dan tidak menikmati makanan. Hal ini membuat asupan makanan tak terkontrol dan sistem pencernaan tidak bekerja dengan baik.
3. Tidak makan sambil berdiri
Usahakan selalu duduk saat makan untuk membuat sistem pencernaan lebih rileks dan makan lebih sedikit. Ketika makan sambil berdiri, Anda cenderung mengabaikan rasa kenyang dan terus merasa lapar. Hal inilah yang memicu kenaikan berat badan dan munculnya lemak perut.
4. Tidak makan ketika stress
Kondisi stress atau kecewa menyebabkan rasa lapar terus menerus dan mengidamkan makanan tidak sehat. Hal ini dikenal dengan istilah 'emotional eating.' Usahakan tidak menuruti keinginan makan tersebut dan alihkan dengan minum air putih, berjalan santai, atau makan buah saat stress melanda. Pola makan saat stress (stress eating) adalah penyebab utama kenaikan berat badan dan munculnya lemak perut.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN