Teksturnya ada yang kenyal, kering, dan gurih. Seringkali disebut rumput laut. Padahal, rumput laut sendiri banyak jenis dengan tekstur dan warna berbeda.
Suka nori kering atau wakame dalam sup miso? Rasanya sama-sama gurih dan banyak mengandung mineral. Meskipun termasuk jenis rumput laut tetapi jenisnya berbeda.
5. Hijiki
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Thinkstock
Serat dan mineral tentu menjadi nutrisi utama di dalamnya. Bahkan, 40% hijiki terdiri dari mineral. Warna Sargassum fusiforme ini kehitaman, rasanya gurih dan enak dicampur minyak wijen dan cuka.
Saat mengolah hijiki perlu lebih cermat mengukur takaran. Karena hijiki akan mengembang 5 kali lebih besar. Hijiki biasa dijual dalam bentuk kering, dan direndam selama sejam, dibersihkan, lalu di rebus atau disiram air mendidih. Pada saat inilah hijiki akan mengembang. Jadi, gunakan tak lebih dari 1 sdm hijiki untuk satu porsi makanan jika tak ingin berlebihan.
6. Agar agar
Foto: Thinkstock
Agar agar sudah tak asing lagi. Agar agar juga terbuat dari tanaman laut, dan sekarang sering menjadi makanan para vegetarian. Agar-agar adalah pengental gelatin, dan tersedia dalam bentuk serpihan juga bubuk. Agar agar atau kanten ini berasal dari rumput laut yang bernama amakusa. Gelidium corneum ini banyak ditemukan menjadi bahan dasar jelly dan pudding.
7. Spirulina alga
Foto: Thinkstock
Spirulina juga terbuat dari kelompok alga laut. Alga ini banyak mengandung protein dan berkhasiat untuk mendetoks tubuh. Bahkan, spirulina dipercaya banyak dibentuk menjadi tablet yang bisa membantu menguruskan berat badan. Selain itu, spirulina juga dicampurkan pada pasta dan roti.
8. Klamath
Foto: Thinkstock
Klamath sebenarnya adalah nama alga dari sebuah danau bernama Klamath di Oregon, Amerika Serikat. Alga ini begitu spesial karena berwarna biru dan hanya tumbuh di danau Klamath, kaya akan mineral, oligo, omega 3 & 6 serta vitamin B12 yang baik untuk tubuh. Bubuk alga biru Klamath ini sering ditaburkan pada salad, sup, dan smoothies.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN