Makanan yang kaya lemak, gula dan rendah serat justru mempercepat kerusakan pada kulit. Dikutip dari Time Of India (05/10) Priya Jain, ahli gizi, Rumah Sakit Nasional Hinduja PD & MRC, Mahim, Mumbai memberikan daftar makanan dan minuman yang dapat membahayakan kulit.
1. Dehidrasi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerutan adalah efek samping yang umum dari kurangnya kelembaban di kulit. Jerawat yang muncul bukan hanya karena kelebihan kelenjar minyak yang berlebih, terjadi juga karena pengeringan kulit dan sel-sel kulit mati datang bersama-sama.
2. Kelebihan garam
Garam bersifat menyerap dan mengikat cairan, kelebihan garam dalam tubuh dapat menyebabkan pembengkakan. Tekstur kulit yang sensitive dengan penyalahgunaan garam dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit pembekngkakan kelenjar getah bening salah satunya.
Mengonsumsi garam murni dalam jumlah seimbang dapat dikategorikan aman. Namun garam sintetis yang sering ditambahkan dalam makanan sebagai pengawet adalah jenis garam yang harus diperhatikan. Seperti pada acar, makanan asin, garam meja, produk makanan kaleng adalah sumber garam sintetis untuk tubuh.
3. Kelebihan kafein
Selain itu, kafein adalah diuretik yang selanjutnya meningkatkan risiko dehidrasi. mengonsumsi kafein dalam jumlah wajar justru dapat menjadi ‘obat’ seperti mengembalikan mood, tubuh menjadi lebih bersemangat dan hati menjadi lebih bahagia.
4. Alkohol
Alkohol menghambat sekresi anti-diuretik hormon sehingga menyebabkan dehidrasi. Selain itu, juga menyebabkan vasodilatasi, yang kemudian menyebabkan hilangnya kelebihan air melalui kulit.
Ini juga dikenal sebagai faktor yang berkontribusi terhadap fase akut psoriasis sesuai American Academy of Dermatology. Mengonsumsi minuman beralkohol dalam jangka panjang dapat mempercepat proses penuaan.
5. Tinggi kandungan glikemik
Jenis makanan dengan tinggi kandungan glikemik dapat menyebabkan fluktuasi drastis dalam gula darah. Hal ini menyebabkan kelebihan sekresi insulin dan androgen cukup tinggi dan rendah respectivel.
Makanan tinggi glikemik juga berkontribusi terhadap produksi sebum surplus, pembelahan sel kulit yang meningkat dan agregasi sel kulit mati, hal ini dapat menyebabkan munculnya jerawat.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN