Cegah Penurunan Fungsi Otak dengan Rutin Konsumsi Jeruk dan Anggur Merah

Cegah Penurunan Fungsi Otak dengan Rutin Konsumsi Jeruk dan Anggur Merah

- detikFood
Selasa, 22 Sep 2015 10:28 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Buah segar kaya akan antioksidan yang perlu untuk melawan radikal bebas. Antioksidan perlu untuk mencegah penurunan memori dan daya kosentrasi pada otak.​

​Menurut ​Alzheimer’s Association​, para ilmuwan belum tahu pasti berapa jumlah buah yang diperlukan agar kesehatn otak dan fungsi kognitif tetap terjaga. Namun, berikut ini ada beberapa jenis buah segar yang​ mampu menjaga kesehatan otak.

1.​Skor ​antioksidan
Kandungan antioksidan pada makanan diukur berdasarkan skor nilai yang disebut Oxygen Radical Absorbance Capacity. Pada dua studi yang dilakukan oleh departemen pertanian A​merika​,telah ditemukan korelasi antara makan buah-buahan yang tinggi ORAC dan sayuran​.​ ​M​engalami kenaikan 13 persen menjadi 25 persen untuk melawan stres oksidatif dan peradangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini bermanfaat untuk melindungi penyakit Alzheimer, yang diawali dengan peradangan pada pembuluh darah kecil. Buah yang berwarna gelap cenderung memiliki antioksidan tinggi.



2.​Beragam buah ​​b​erry
Buah berry memiliki nilai ORAC tertinggi dari semua buah-buahan segar lainnya. Dalam sebuah studi hewan yang diterbitkan dalam ​'​Nutritional ​Neuroscience​'​ pada tahun 2005,​dit​emukan senyawa dalam blueberry dapat melewati penghalang darah ke otak yang berhubungan dengan memori. ​Karenanya​ dapat meningkatkan masalah kogni​tif​ yang berkaitan dengan usia.

3.Manfaat jeruk
Selain berry,​ ​jeruk juga memiliki nilai ORAC yang tinggi. Flavonoid dalam buah jeruk memiliki antioksidan yang kuat melawan efek degeneratif dari stres oksidatif pada sel-sel otak. Jeruk bermanfaat untuk kesehatan otak.

Kemampuan flavonoid jeruk melewati pengahalang darah ke otak berguna untuk melindungi dari neurodegeneration yang dapat menyebabkan demensia.



4.Manfaat ​anggur merah​
Anggur merah memiliki nilai ORAC yang tinggi dan sangat kaya akan antioksidan yang disebut resveratrol.​ ​Dalam sebuah penelitian menyimpulkan bahwa resveratrol yang ada dalam buah anggur merah dan red wine memiliki sifat anti-inflamasi yang berguna melindungi otak dari kejang.

Selain itu juga melindungi dari penyakit degeneratif dan iskemia serebral​ atau kondisi ​aliran darah ke otak terbatas dapat mengakibatkan stroke.



5.​Warna-warni ​
Sebuah studi yang diterbitkan dalam "The American Journal of Clinical Nutrition" pada tahun 2011 menemukan bahwa buah-buahan tertentu memiliki manfaat untuk kemampuan kognitif yang berbeda. Misalnya, makan buah-buahan yang tinggi vitamin C dapat meningkatkan nilai memori verbal.

Sementara jika mengonsumsi buah-buahan berwarna kuning dan oranye, yang kaya akan beta karoten,dapat membuat Anda lebih sulit mengambil keputusan penting.

(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads