Kaya Polifenol, Blueberry Bisa Gantikan Obat Kumur?

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 18 Sep 2015 09:46 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta -

Kecuali ​mengandung vitamin C, blueberry juga kaya akan kandungan polifenol. Jenis antioksidan ini dapat membantu melawan kuman. Selain itu, polifenol juga dapat melawan beberapa ​bakteri ​patogen di mulut.

Ekstrak buah blueberry ternyata bisa mencegah pembentukan plak gigi. Menurut studi, buah yang kaya vitamin C ini bisa dijadikan sebagai obat kumur karena mengandung antibiotik yang dapat melawan penyakit gusi.

Tim peneliti menunjukkan bahwa ekstrak blueberry mengandung bahan utama yaitu polifenol. Senyawa ini dapat melawan patogen bawaan makanan selain bakteri yang sering dikaitkan dengan peridontitis atau peradangan pada gigi.

Seperti yang dilansir ​oleh​ Star 2 (10/09/15), polifenol disebut-sebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang disebut dengan Fusobacterium Nucleatum. Ekstrak buah ini juga dapat mencegah bakteri dari pembentukan biofilm. Biofilm merupakan kondisi dimana sel-sel menempel satu sama lain yang dapat menyebabkan penumpukan plak pada gigi.



Blueberry juga mampu melawan peradangan. Penyakit gusi didefinisikan dengan beberapa tingkat peradangan gusi. Dimana kondisi ini disebut dengan gingivitis yang dapat menyebabkan periodontitis.

Disini, plak mengeras dan membentuk karang gigi sehingga dapat sebabkan infeksi hingga menghancurkan jaringan gigi. Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural Food and Chemistry menyebut bahwa selain di blueberry, polifenol juga bisa ditemukan pada sayuran lain seperti kale, bayam dan brokoli.

Tahun lalu, tim peneliti menunjukkan bahwa polifenol dari blueberry liar atau biasa disebut dengan bilberry bisa menetralisis diet tinggi lemak pada tikus. Setelah diteliti ternyata, diperoleh penurunan berat badan dan tekanan darah sistolik yang rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol. 

(lus/odi)