Amaranth dan Pucuk Pakis, Superfood yang Tak Populer Tetapi Bernutrisi Hebat (1)

Amaranth dan Pucuk Pakis, Superfood yang Tak Populer Tetapi Bernutrisi Hebat (1)

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Rabu, 12 Agu 2015 11:06 WIB
Amaranth dan Pucuk Pakis, Superfood yang Tak Populer Tetapi Bernutrisi Hebat (1)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kale dan quinoa sudah lebih dulu populer sebagai superfood. Makanan tersebut mengandung banyak zat gizi yang baik untuk kesehatan. Selain keduanya, beberapa makanan berikut juga tergolong superfood.

Meskipun beberapa nama bahan makanan ini belum populer sebagai superfood, namun kandungan zat gizinya tak perlu diragukan. Seperti dilansir dari Eco Watch (12/08/15), inilah beberapa superfood tersebut.

1. Tepung kelapa

Foto: Thinkstock
Tepung kelapa kaya akan serat dan rendah gula sehingga tergolong jenis tepung sehat. Selain dikenal dengan manfaat gluten-free, tepung ini juga bersifat wheat-free dan grain-free. Namun konsumsi tepung kelapa sebaiknya tetap dibatasi karena kandungan lemak jenuh didalamnya terbilang tinggi.

2. Amaranth

Foto: Thinkstock
Bijian yang populer di Amerika ini tergolong superfood karena mengandung banyak asam amino dan mineral seperti kalsium serta zat besi. Amaranth atau bayam biji termasuk sumber makanan bebas gluten dan aman untuk vegetarian. Untuk menikmatinya, amaranth bisa diolah menjadi sereal atau dibuat seperti popcorn.

3. Celeriac

Foto: Thinkstock
Celeriac adalah jenis seledri yang ditanam khusus untuk diambil akarnya. Meskipun celeriac tidak tergolong sayuran, celeriac merupakan sumber vitamin B6, serat, magnesium, dan kalium yang sangat baik. Rasanya mirip dengan seledri dan bisa diolah seperti kentang.

4. Pucuk pakis

Foto: Thinkstock
Fiddleheads atau pucuk pakis adalah jenis sayuran tak populer yang memiliki nutrisi hebat. Sayuran ini bentuknya seperti pusaran dan berasal dari Maine. Untuk urusan rasa, ​pucuk pakis ini ​mirip dengan asparagus. Zat gizi yang terkandung didalamnya antara lain vitamin A, vitamin C, zinc, protein, zat besi, dan riboflavin.
Halaman 2 dari 5
(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads