Minyak Biji Labu dan Minyak Alpukat Kini Digemari Sebagai Minyak Sehat

Minyak Biji Labu dan Minyak Alpukat Kini Digemari Sebagai Minyak Sehat

- detikFood
Rabu, 29 Apr 2015 16:22 WIB
Minyak Biji Labu dan Minyak Alpukat Kini Digemari Sebagai Minyak Sehat
Foto: Thinkstock
Jakarta - ​Seiring dengan perkembangan gaya hidup sehat, kini di dunia banyak diproduksi minyak biji-bijian. Meskipun sejak dulu sebenarnya sudah dikonsumsi, kini baru menjadi populer. Banyak dijual di toko bahan makanan sehat.​

Sebelum membeli minyak untuk memasak, ada baiknya cermati sifat-sifatnya.​ Minyak baru ini sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan, pelahari dulu kegunaannya agar dapat memperoleh manfaat maksimalnya.

1. Pumpkin seed oil

Foto: telegraph.co.uk
Inovasi minyak ini cocok digunakan untuk menjaga kesehatan. Gwyneth Paltrow, pemeran Virginia pada film Iron Man​ 3 telah membuktikan manfaat dari pumpkin seed oil. Kandungan nutrisinya ​berupa ​lemak tak jenuh, vitamin, dan mineral. Minyak ini juga bermanfaat untuk kesehatan kulit dan memyembuhkan gejala menopouse. Dengan titik asap yang rendah, pumpkin seed oil dapat digunakan tanpa harus dipanaskan. Lebih cocok dipakai untuk ​saus salad​ atau sebagai olesan roti. Pumpkin seed oil  ​ber​warna hijau khas dan rasa yang kua​t dan​ banyak digunakan di Styria, Austria.

2. Avocado oil

Foto: telegraph.co.uk
Minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan tinggi kandungan vitamin E. Manfaat utamanya untuk menjaga kesehatan jantung. Titik asap minyak ini lebih tinggi dari titik asap minyak zaitun. ​Karenanya​ minyak ini aman saat digunakan memasak dalam suhu tinggi.

Selain dijadikan minyak, alpukat dapat dijadikan sebagai mentega. Mentega yang dihasilkan dari alpukat memiliki rasa netral. Jika digunakan bersama bahan lain tidak mengubah rasa bahan tersebut. Minyak ini harus disimpan di lemari pendingin atau dalam botol berwarna gelap.
​Karena bila​ terkena cahaya​ ​akan teroksidasi.

3. Rice bran oil

Foto: telegraph.co.uk
Minyak pendatang baru ini diekstrak dari kulit terluar beras merah. Senyawa oryzanol terkandung dalam minyak ini. Manfaatnya dapat menurunkan kolesterol da​rah​. Selain itu, tinggi kandungan vitamin E dan rendah lemak jenuh. Titik asap minyak ini lebih tinggi dibanding minyak zaitun. Minyak ini identik dengan rasa kacang-kacangan dan cocok digunakan untuk menggoreng. Anda dapat membeli rice bran oil di supermarket tertentu.

4. Flax seed oil

Foto: Thinkstock
Flax seed menghasilkan minyak tak jenuh ganda yang tinggi kandungan asam lemak omega. Hasil studi mengungkapkan, flax seed oil memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Manfaatnya dapat menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan menyembuhkan gejala menopuse. Namun, minyak nabati ini memiliki sifat tidak stabil dan mudah tengik. Sebaiknya simpan minyak ini di dalam lemari pendingin. Lebih cocok digunakan sebagai ​saus salad​ atau dicampur dengan smoothies. Karena memiliki titik asap rendah, gunakan tanpa dip​a​naskan.

5. Hemp oil

Foto: Thinkstock
Diekstrak dari tanaman marijuana, minyak ini mengandung protein, lemak tak jenuh ganda, dan serat. Hemp oil memiliki titik asap yang rendah. Simpan minyak ini di dalam lemari pendingin. Karena titik asapnya rendah, gunakan tanpa dipanaskan. Rasanya gurih seperti kacang, karenanya enak untuk saus salad. ​

6. Coconut oil

Foto: Thinkstock
Minyak dari ekstrak kelapa sudah lama populer di kalangan ibu rumah tangga. Beberapa ahli menyebut coconut oil sebagai sumber lemak sehat. Walaupun sebenarnya minyak ini tinggi lemak jenuh.

​Menurut para ahli​ tidak semua coconut oil mengandung nutrisi yang sama. ​H​indari ​konsumsi ​coconut oil sulingan atau minyak yang terhidrogenesi. Lebih baik menggunakan minyak kelapa alami tanpa proses pemurnian.

Dalam suhu ruangan, coconut oil berubah menjadi bentuk padat. Vegan menggunakan betuk padat itu sebagai pengganti mentega. Minyak kelapa alami memiliki titik asap medium. ​Karena​nya, tidak cocok digunakan untuk memasak dengan suhu tinggi. 

Halaman 2 dari 7
(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads