Jamie Oliver Kampanyekan Makanan Sehat di Australia

Jamie Oliver Kampanyekan Makanan Sehat di Australia

- detikFood
Selasa, 31 Mar 2015 06:15 WIB
Foto: BBC
Jakarta - Kemajuan teknologi dan pangan ternyata berbanding terbalik dengan kesehatan. Banyak anak di dunia mengonsumsi makanan tidak sehat, dan hal inilah yang membuat Jamie Oliver ikut turun tangan.

"Kalian sebenarnya tidak membutuhkan saya untuk memberitahu informasi tentang makanan sehat. Semua orang tahu bahwa junk food itu tidak baik," katanya seperti dikutip dari bbc.uk (29/03).

Gerakan yang digagas oleh Jamie tak main-main. Food Revolution Live akan meliputi negara-negara yang tergabung dalam G20. Gagasan ini sudah ia buat dengan mengunjungi 6 negara dan yang terakhir Australia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini hanya masalah intelegensi dan logika. Australia sebenarnya punya banyak kesempatan untuk membuat berbagai macam peraturan untuk mencegah konsumsi makanan ini lebih besar lagi," usul chef asal Inggris ini.

Petisi yang ia sebarkan lewat change.org akan ia usahakan untuk mendapatkan sebanyak 2 juta tanda tangan. Selain menciptakan kesadaran akan bahaya makanan yang tak sehat, Jamie juga mempunyai tujuan yang lain.

Ia sangat ingin pemerintah seluruh dunia memungut pajak yang tinggi untuk junk food dan berbagai makanan tidak sehat yang lain. Ia menyarankan pajak 15% untuk produk-produk itu. Namun, sebaliknya mereka harus menghapus pajak sayur dan buah.

Pada kunjungannya ke Australia, Jamie telah mengumpulkan 5.000 orang termasuk anak-anak yang menandatangani petisi ini di Opera House, Sydney.Setelah ini, masih ada negara lain yang Jamie kunjungi agar petisi ini terwujud, hingga ia merencanakan untuk menunjukkan petisi ini pada para pemimpin dunia di G20 di Turki. Juga sebagai bagian perayaan Food Revolution Day yang digelarnya tanggal 5 Mei nanti.



(tan/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads