Dr. Oz Prediksi Bijian dan Kaldu Tulang Sapi Bakal Populer Sebagai Makanan Sehat

Tren Pola Makan Sehat 2015

Dr. Oz Prediksi Bijian dan Kaldu Tulang Sapi Bakal Populer Sebagai Makanan Sehat

- detikFood
Selasa, 16 Des 2014 14:01 WIB
Dr. Oz Prediksi Bijian dan Kaldu Tulang Sapi Bakal Populer Sebagai Makanan Sehat
Foto: Getty Images
Jakarta - Tren pola makan sehat mengalami perubahan tiap tahunnya. Dr. Mehmet Oz memprediksi beberapa tren baru untuk tahun 2015. Kaldu tulang sapi, pembungkus makanan yang dapat dimakan, dan biji-bijian termasuk diantaranya.

Inilah tren makanan diet tahun 2015 menurut Dr. Oz.

1. Kaldu tulang sapi

Foto: Getty Images
Kaldu tulang sapi diprediksi akan menjadi tren baru tahun depan. Sebenarnya sajian ini sudah lama populer di kalangan penganut Paleo diet. Namun kini semakin banyak chef dan perusahaan makanan alami ikut memproduksi kaldu tulang sapi. Untuk membuatnya, tulang sapi direbus selama lebih dari 24 jam. Sehingga kandungan protein dan mineral di dalamnya bertambah.

Bulan lalu di New York hadir sebuah toko kaldu takeout. Kaldu tulang juga telah masuk ke supermaket. Tambahan rasa seperti herba segar, jahe, kunyit dan rempah-rempah membuat rasa kaldu lebih nikmat.

2. Biji-bijian

Foto: Getty Images
Dr. Oz memprediksi biji-bijian akan menjadi tren besar tahun depan. Makanan ini menjadi gabungan protein berkelanjutan, camilan lezat yang baik untuk tubuh, pilihan sehat yang terjangkau, dan makanan yang mudah dipadukan dengan rempah maupun bumbu.

Pada salah satu acara nutrisi terbesar di dunia baru-baru ini, Food and Nutrition Conference Expo (FNCE) dari Academy of Nutrition and Dietetics, banyak inovasi baru terkait makanan yang kaya nutrisi ini. Contohnya adalah inovasi hummus kaya protein dan serat melalui perpaduan biji-bijian segar baru dengan kacang-kacangan.

3. Kemasan makanan dapat dimakan

Foto: Getty Images
Nantinya diprediksi kemasan makanan dibuat lebih sehat dan dapat dimakan. Kemasan diracik dari kombinasi buah kering dengan bahan alami lainnya seperti kalsium dan molekul dari ganggang maupun jamur. Komponen pembungkusnya membentuk "kulit" pelindung yang tahan terhadap oksigen dan air layaknya kulit anggur. Sehingga dapat mencegah kebusukan yang 100% biodegradable dan dapat dicuci seperti buah. Mengubah bentuk pembungkus ini bisa mengurangi jumlah plastik terbuang dan eksposur terhadap BPA serta bahan kimia lain dalam plastik.

4. Microbiome

Foto: Getty Images
Usus menjadi tempat bagi lebih dari 100 triliun mikroba yang secara kolektif disebut microbiome. Kesehatan microbiome dalam usus dianggap penting karena berperan bagi fungsi vital tubuh. Termasuk menjaga sistem kekebalan tubuh, mengatasi kuman, mensintesis vitamin, mempengaruhi tekanan darah, nafsu makan hingga penyerapan nutrisi yang dikonsumsi.

Produk populer di pameran FNCE menunjukkan tren terbaru seperti kefir, kombucha, sauerkraut, cultured cream cheese dan frozen yogurt. Semua makanan ini berperan baik bagi usus. Adapun microbiome dapat dirusak oleh soda dan makanan olahan. Begitu juga dengan antibiotik yang memicu perkembangan cepat pada sapi atau ayam. Ini bisa berkontribusi pada obesitas akibat perubahan yang terjadi pada usus.
Halaman 2 dari 5
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads