Sosis, susu, dan minuman bersoda memang terasa enak. Namun, sebaiknya mulai dibatasi konsumsinya. Karena konsumsi berlebihan akan mengancam kesuburan pria.
1. Daging olahan
|
Foto: Getty Images
|
Anjuran: Konsumsilah ikan. Menurut peneliti Harvard, pria yang makan banyak ikan rata-rata jumlah spermanya 51 persen lebih tinggi dibanding yang tidak mengonsumsinya. Terutama konsumsi ikan berdaging gelap yang kaya asam lemak omega 3 dan vitamin D seperti salmon atau tuna. Namun ikan berdaging putih pun memiliki efek positif.
2. Susu tinggi lemak
|
Foto: Getty Images
|
Anjuran: Sebaiknya gantilah dengan olahan susu rendah lemak. Menurut studi tahun 2014, pria yang mengonsumsi olahan susu rendah lemak tiap hari (terutama dengan kandungan susu 1% sampai 2%) memiliki jumlah sperma 33% lebih tinggi dibanding mereka yang tidak mengonsumsi susu rendah lemak. Ini dikarenakan susu rendah lemak dapat meningkatkan pertumbuhan hormon yang membantu sel untuk produksi sperma.
3. Sayuran berpestisida
|
Foto: Getty Images
|
Anjuran: Buah dan sayuran organik bisa jadi pilihan penggantinya. Terutama pada buah dan sayur yang sarat pestisida seperti apel, strawberry, anggur, seledri, bayam, paprika, tomat ceri, atau mentimun.
4. Soda
|
Foto: Thinkstock
|
Anjuran: Bila ingin mengonsumsi minuman manis, sebaiknya minumlah jus buah. Pada sebuah studi di Brazil, diketahui buah memiliki dampak postif terhadap kualitas sperma. Lebih baik lagi jika buah tersebut organik.
5. Alkohol
|
Foto: Thinkstock
|
Anjuran: Sebaiknya konsumsilah jus delima yang kaya antioksidan dan vitamin C. Menurut peneliti, asupan antioksidan tinggi dari makanan alami (bukan suplemen) pada pria membuat kualitas dan gerakan sperma lebih baik.
Halaman 2 dari 6

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN