Terserang Sakit Kepala Saat Puasa? Redakan dengan Trik Ini

Terserang Sakit Kepala Saat Puasa? Redakan dengan Trik Ini

- detikFood
Senin, 07 Jul 2014 15:43 WIB
Terserang Sakit Kepala Saat Puasa? Redakan dengan Trik Ini
Foto: Thinkstock
Jakarta - Selama berpuasa banyak orang menderita sakit kepala. Gula darah rendah, perubahan pola tidur, penurunan persediaan darah di otak, hingga kekurangan cairan menjadi beberapa penyebabnya. Agar puasa tak terganggu atasi dengan trik ini.

Puasa bisa memicu kekurangan cairan dan masalah kesehatan. Tak perlu langsung berhenti puasa, sesuaikan pola makan dan tambahan waktu tidur agar tubuh tetap berenergi dan mencegah sakit kepala.

1. Tidur cukup

Foto: Thinkstock
Orang yang berpuasa mengalami perubahan pola tidur karena harus bangun pukul 03.00 untuk sahur. Disarankan setelah sahur, tidurlah setidaknya dua jam untuk menghindari sakit kepala. Saat berpuasa, dipercaya protein mulai terurai, amonia dan senyawa kimia nitrogen yang dilepaskan masuk ke otak dan menyebabkan sakit kepala.

2. Banyak minum air

Foto: Thinkstock
Dr. Asif Qadir Mir dari Benazir Bhutto Hospital menyatakan sakit kepala saat puasa juga bisa dipicu oleh kekurangan cairan. Banyak studi mengungkapkan otak manusia mengandung 75 persen air, saat persediaan air menurun otak secara otomatis memproduksi histamines. Senyawa tersebut langsung memicu sakit kepala dan kelelahan.  

3. Jangan makan terlalu banyak

Foto: Thinkstock
Saat buka puasa menjadi waktu yang ditunggu untuk melepaskan rasa lapar. Sayangnya bagi  yang rentan sakit kepala disarankan tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan. Tak hanya mencegah sakit kepala tapi juga kerusakan pencernaan.

4. Minum kopi saat sahur

Foto: Thinkstock
Dr Elliot Shevel dari South African Headache Society menyatakan penghentian konsumsi kafein menjadi penyebab umum sakit kepala saat berpuasa. Setelah menyantap hidangan sahur, luangkan waktu untuk meracik dan meneguk segelas kopi hitam agar tidak terganggu oleh sakit kepala.  

5. Makanan glikemik rendah

Foto: Thinkstock
Hypoglycaemia atau kadar gula rendah juga menjadi penyebab sakit kepala umum. Tapi, mengonsumsi makanan atau minuman kaya gula bisa memicu lonjakan dan penurunan gula darah drastis sehingga sakit kepala makin parah. Saat sahur, konsumsi kentang dan nasi merah yang mengandung glikemik rendah untuk cegah penurunan gula darah drastis saat siang hari. 
Halaman 2 dari 6
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads