Buah-buahan termasuk makanan yang mudah dicerna dan cukup mengenyangkan. Dibanding sayur, buah dapat lebih cepat dicerna tubuh. Dengan mengonsumsi buah saat berbuka dapat mengurangi kecenderungan makan berlebih nantinya.
Buah kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Menyantap buah dapat mengatasi sembelit, mengeliminasi racun, menjaga proses pencernaan dan baik untuk sistem peredaran darah dalam tubuh. Makanan ini juga membuka saluran pencernaan dan memberi energi, vitamin serta mineral ke organ tubuh.
Selain kurma, buah-buahan lain juga cocok mengawali buka puasa. Contohnya buah semangka dan melon yang banyak mengandung air. Untuk mengatasi rasa haus saat berbuka, baik bila mengonsumsi kedua buah tersebut. Selain itu, melon termasuk buah yang cepat dicerna yaitu hanya sekitar 20 menit.
Buah berdaging lembut lainnya seperti alpukat, pisang, mangga, pepaya, dan pir juga sesuai untuk buka puasa. Akan tetapi sebaiknya jauhi buah berserat seperti nanas dan buah-buahan asam agar lambung tidak bermasalah.
Saat berbuka, buah segar dapat disantap setelah minum air putih untuk membatalkan puasa. Buah-buahan tersebut dapat dimakan langsung atau diolah menjadi salad buah, jus tanpa gula dan smoothie.
Dibanding jus, smoothie lebih baik karena mengandung serat larut dan tidak larut. Namun buatlah smoothie hanya dengan buah saja tanpa menambahkan bahan lain seperti susu, kacang-kacangan, sayuran dan lainnya.
Setelah makan buah, berilah jeda waktu sebelum melanjutkan makan berat. Jeda waktu ini memberi kesempatan saluran pencernaan untuk menyerap gula, vitamin dan mineral penting. Hasilnya, tubuh pun akan lebih berenergi sepanjang malam.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN