Wah, Ternyata Roti Putih Sangat Baik untuk Pencernaan!

Wah, Ternyata Roti Putih Sangat Baik untuk Pencernaan!

- detikFood
Selasa, 24 Jun 2014 19:08 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Karena terbuat dari tepung terigu yang sudah dimurnikan, konsumsi roti putih disebut-sebut bisa menyebabkan obesitas. Namun, sebuah studi menemukan bahwa jenis roti ini ternyata baik untuk pencernaan.

Meski lebih populer, roti putih sering disebut tak sehat jika dibandingkan dengan roti gandum. Namun, tim peneliti dari University of Oviedo Spanyol membuktikan bahwa anggapan ini tak sepenuhnya benar.

Seperti dimuat di American Chemical Society's Journal of Agricultural and Food Chemistry, peneliti menyelidiki peran polifenol dan cara kerjanya dalam membantu menyeimbangkan mikroba dalam usus. Polifenol banyak terdapat dalam rempah, teh, buah, dan sayur.

Mereka menanyai diet 38 orang dewasa sehat dan mencari tahu bakteri apa yang terdapat dalam sampel kotoran mereka. Analisis mereka mengungkap bahwa pektin, senyawa yang terdapat dalam buah citrus, menurunkan kadar beberapa bakteri baik. Temuan ini berlawanan dengan riset sebelumnya.

Namun, yang mengejutkan adalah roti putih ternyata meningkatkan jumlah Lactobacillus, sekelompok bakteri baik. Ternyata, tak hanya makanan berbahan padi-padian utuh yang dapat menambah kadar bakteri baik karena kandungan seratnya.

Kesehatan pencernaan penting untuk kesehatan secara menyeluruh. Sebab, jika populasi bakteri tertentu turun, kekebalan tubuh melemah dan kita jadi rentan terkena penyakit. Karena itulah, kita perlu menyeimbangkan mikroba dalam usus dengan menerapkan pola makan sehat.

"Walau ukuran sampel yang terbatas dan tingginya variabilitas tiap individu tak memungkinkan kesimpulan pasti ditarik, studi kami menunjukkan pentingnya mempertimbangkan diet secara menyeluruh, bukan sebagai komponen-komponen yang terisolasi," ujar salah satu penulis studi, Dr Sonia Gonzalez.

Ia menambahkan, identifikasi hubungan antara asupan makanan sehari-hari seperti jeruk dan roti putih dengan kelompok mikroba tertentu menekankan perlunya riset di masa depan untuk fokus terhadap diet daripada hanya senyawa tertentu.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads