Ulasan Khusus: Ayam

Inilah Keunggulan Ayam Organik dan Probiotik Dibanding Ayam Biasa

- detikFood Selasa, 03 Jun 2014 19:53 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Di supermarket, terutama yang menyasar kelas menengah ke atas, dijual daging ayam berlabel organik dan probiotik. Daging ayam ini diklaim lebih sehat dibanding daging ayam biasa. Apa keunggulannya?

Ayam organik adalah ayam yang diternakkan secara alami, tanpa sentuhan bahan kimia. Bibit ayam (day old chicken, DOC)nya sejak awal ditetaskan dan dibesarkan dengan perlakuan organik. Pakannyapun berasal dari sayuran organik dan dedaknya dibuat dari beras organik.

Makanya, tidak terdeteksi pestisida saat diuji di laboratorium. Kadar E. coli berada di bawah ambang batas, sementara Salmonella thyposa terbukti negatif. Cemaran logam juga di bawah ambang batas, sehingga daging ayam organik aman dikonsumsi.

Pemeliharaan, pemotongan, dan pembersihan daging ayam juga tidak menggunakan bahan kimia. Ayam organik dipelihara selama 70 hari sampai mencapai berat 900-1.000 gram. Harga per ekornya sekitar Rp 48.500 untuk ukuran 700-800 gram.

Sementara itu, ayam probiotik adalah ayam broiler biasa yang diberi bakteri Lactobacillus lewat pakannya. Ayam juga diberi jamu-jamuan seperti temulawak, kunyit, jahe, brotowali, dll.

Dengan tambahan bakteri baik dan jamu ini, kinerja pencernaan ayam jadi lebih baik. Lemak, lendir, dan minyak alami pada ayam jadi lebih sedikit dibanding ayam biasa. Makanya, kadar kolesterolnyapun jadi lebih rendah dan proteinnya lebih tinggi.

Tak hanya itu. Kandungan air ayam probiotik juga lebih rendah, sementara Salmonella, E. coli, dan antibiotiknya tak terdeteksi. Cemaran timbal, merkuri, dan arsenik juga di bawah batas aman. Di supermarket, harga ayam probiotik bisa mencapai Rp 50.000/kg.

Selain itu, secara fisik ayam probiotik juga lebih baik. Dagingnya pink dan berserat halus, tak mudah hancur. Ukuran dagingnyapun tak menyusut jika digoreng. Setelah dibakar, dagingnya mengilat dan terlihat segar. Ayam probiotik juga lebih tahan terhadap stres.

Ada rupa, ada harga. Daging ayam organik dan probiotik memang memiliki serangkaian keunggulan, namun tentu saja Anda harus menebusnya dengan uang lebih. Tertarik?



(dni/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com