Es Loli dan Teh Manis Kemasan, Minuman Murah Pemicu Obesitas Anak

Es Loli dan Teh Manis Kemasan, Minuman Murah Pemicu Obesitas Anak

- detikFood
Senin, 26 Mei 2014 16:23 WIB
Es Loli dan Teh Manis Kemasan, Minuman Murah Pemicu Obesitas Anak
Foto: Getty Images
Jakarta - Minuman manis merupakan favorit anak. Karena mudah didapat dan harganya murah maka minuman manis sering dikonsumsi anak. Padahal minuman ini kaya karbohidrat dan tidak menyediakan nutrisi yang diperlukan anak.

Beberapa minuman manis ini nyaris setiap hari dikonsumsi anak. Agar tak memicu obesitas, ada baiknya minuman ini dikurangi konsumsinya dari sekarang.


Foto: Getty Images

1. Es Sirop

Foto: Detik Food
Minuman dari sirop dengan es batu seringkali dikonsumsi anak-anak saat di sekolah. Sirop beraneka warna juga sering ditambahkan pada es serut yang dimakan bersama susu kental manis. Padahal minuman-minuman ini mengandung gula tinggi.

Dalam 1 sdm sirup terdapat 53 kalori dan 9,79 gr gula. Apalagi kini banyak sirop memakai pemanis buatan dalam jumlah banyak sehingga dapat memicu kegemukan. Selain itu, berdasarkan pengujian Badan POM terhadap 861 jajanan anak di sekolah dasar, es sirop atau es buah (48,19%) mengandung bahan berbahaya dan tercemar bakteri patogen.

1. Es Sirop

Foto: Detik Food
Minuman dari sirop dengan es batu seringkali dikonsumsi anak-anak saat di sekolah. Sirop beraneka warna juga sering ditambahkan pada es serut yang dimakan bersama susu kental manis. Padahal minuman-minuman ini mengandung gula tinggi.

Dalam 1 sdm sirup terdapat 53 kalori dan 9,79 gr gula. Apalagi kini banyak sirop memakai pemanis buatan dalam jumlah banyak sehingga dapat memicu kegemukan. Selain itu, berdasarkan pengujian Badan POM terhadap 861 jajanan anak di sekolah dasar, es sirop atau es buah (48,19%) mengandung bahan berbahaya dan tercemar bakteri patogen.

2. Es Loli

Foto: Getty Images
Es loli yang dikonsumsi anak saat sekolah belum tentu baik untuk kesehatan. Jumlah gula yang dipakai dalam es tentu tidak sedikit. Sebab jika es tidak manis tentu anak-anak tak mau memakannya. Satu batang es loli (50 ml) mengandung 43 kalori dan gula 8 gr. Selain itu es loli yang dijajakan di sekolah memiliki warna-warna mencolok dan diduga berasal dari penggunaan pewarna tekstil.

2. Es Loli

Foto: Getty Images
Es loli yang dikonsumsi anak saat sekolah belum tentu baik untuk kesehatan. Jumlah gula yang dipakai dalam es tentu tidak sedikit. Sebab jika es tidak manis tentu anak-anak tak mau memakannya. Satu batang es loli (50 ml) mengandung 43 kalori dan gula 8 gr. Selain itu es loli yang dijajakan di sekolah memiliki warna-warna mencolok dan diduga berasal dari penggunaan pewarna tekstil.

3. Soft Drink

Foto: Getty Images
Minuman ringan bersoda yang mengandung gula dan kafein sering dikonsumsi anak-anak. Kini minuman bersoda memiliki beragam warna dengan tambahan rasa buah-buahan sehingga anak pun lebih tertarik meminumnya.

Selain di sekolah, biasanya minuman ini juga mudah didapat saat mereka pergi ke restoran cepat saji. Padahal tingginya kalori dalam minuman bersoda dan banyaknya penggunaan pemanis buatan dapat beresiko obesitas serta memicu sifat agresif anak. Satu kaleng minuman soda (355 ml) mengandung 140 kalori dan gula 39 gr.

3. Soft Drink

Foto: Getty Images
Minuman ringan bersoda yang mengandung gula dan kafein sering dikonsumsi anak-anak. Kini minuman bersoda memiliki beragam warna dengan tambahan rasa buah-buahan sehingga anak pun lebih tertarik meminumnya.

Selain di sekolah, biasanya minuman ini juga mudah didapat saat mereka pergi ke restoran cepat saji. Padahal tingginya kalori dalam minuman bersoda dan banyaknya penggunaan pemanis buatan dapat beresiko obesitas serta memicu sifat agresif anak. Satu kaleng minuman soda (355 ml) mengandung 140 kalori dan gula 39 gr.

4. Teh Manis Kemasan

Foto: Getty Images
Anak-anak menyukai teh manis kemasan yang biasanya dijual dalam kotak di supermarket hingga warung-warung. Rasa teh kemasan yang manis dan menyegarkan bila disajikan dingin membuat anak kerap kali meminumnya. Padahal teh kemasan ini mengandung gula buatan yang memicu obesitas. Dalam 1 kotak teh manis kemasan (250 ml) terdapat 85 kalori dan gula 21 gr. Sehingga lebih baik anak tidak lagi mengonsumsinya.

4. Teh Manis Kemasan

Foto: Getty Images
Anak-anak menyukai teh manis kemasan yang biasanya dijual dalam kotak di supermarket hingga warung-warung. Rasa teh kemasan yang manis dan menyegarkan bila disajikan dingin membuat anak kerap kali meminumnya. Padahal teh kemasan ini mengandung gula buatan yang memicu obesitas. Dalam 1 kotak teh manis kemasan (250 ml) terdapat 85 kalori dan gula 21 gr. Sehingga lebih baik anak tidak lagi mengonsumsinya.
Halaman 2 dari 10
(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads