Yoghurt dan Teh Hijau Mampu Atasi Reaksi Alergi

Yoghurt dan Teh Hijau Mampu Atasi Reaksi Alergi

- detikFood
Jumat, 28 Mar 2014 11:32 WIB
Yoghurt dan Teh Hijau Mampu Atasi Reaksi Alergi
Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat mengonsumsi jenis makanan tertentu sering terjadi reaksi alergi. Alergi merupakan reaksi yang menyimpang dari mekanisme pertahanan tubuh. Alergi ini biasanya disebabkan oleh faktor genetik, lingkungan, serta gaya hidup yang tidak sehat.

Alergi yang ditimbulkanpun bermacam-macam ada yang ditandai dengan sakit kepala, mata terasa gatal, bersin, hingga menyebabkan flu. Untuk meredakan alergi sebaiknya konsumsi makanan yang direkomendasikan oleh ABC News (28/03/2014):


Foto: Thinkstock

1. Yoghurt

Foto: Thinkstock
Sebuah studi dalam Journal Clinical and Experimental Allergy menemukan bahwa orang dengan riwayat alergi yang mengonsumsi Lactobacillus casei (probiotik yang ditemukan dalam yoghurt) memiliki risiko terkena alergi lebih kecil. Para peneliti percaya bahwa probiotik dapat membantu menurunkan kadar bakteri dalam usus yang dapat mencegah sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap alergen ini.

1. Yoghurt

Foto: Thinkstock
Sebuah studi dalam Journal Clinical and Experimental Allergy menemukan bahwa orang dengan riwayat alergi yang mengonsumsi Lactobacillus casei (probiotik yang ditemukan dalam yoghurt) memiliki risiko terkena alergi lebih kecil. Para peneliti percaya bahwa probiotik dapat membantu menurunkan kadar bakteri dalam usus yang dapat mencegah sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap alergen ini.

2. Teh hijau

Foto: Thinkstock
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Rhionology and Allergy, teh hijau mengandung EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu antioksidan yang telah terbukti dapat menurunkan produksi lendir di dalam tubuh akibat alergi.

2. Teh hijau

Foto: Thinkstock
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Rhionology and Allergy, teh hijau mengandung EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu antioksidan yang telah terbukti dapat menurunkan produksi lendir di dalam tubuh akibat alergi.

3. Capers

Foto: Thinkstock
Buah dari tumbuhan semak asal mediterania ini mengandung flavonol yang disebut dengan quercetin. Senyawa yang berperan sebagai anti inflamasi yang biasanya juga ditemukan dalam buah berries, bawang, apel, sayuran hijau, teh dan tomat. Penelitian menunjukkan bahwa quercetin dapat memblokir efek antihistamin sehingga dapat mencegah alergi.

3. Capers

Foto: Thinkstock
Buah dari tumbuhan semak asal mediterania ini mengandung flavonol yang disebut dengan quercetin. Senyawa yang berperan sebagai anti inflamasi yang biasanya juga ditemukan dalam buah berries, bawang, apel, sayuran hijau, teh dan tomat. Penelitian menunjukkan bahwa quercetin dapat memblokir efek antihistamin sehingga dapat mencegah alergi.

4. Stinging nettle

Foto: Thinkstock
Tanaman obat ini dapat ditemukan di Eropa, Asia, Afrika Utara dan Amerika Utara. Racikan dari tanaman ini dapat menghambat peradangan dan juga demam. Sebuah studi dalam Journal Phytotherapy, penelitian menunjukkan bahwa tanaman herbal ini dapat memblokir produksi histamin yang menyebabkan penurunan respon pro inflamasi yang menyebabkan reaksi alergi. Tanaman ini biasa ditemukan dalam bentuk teh.

4. Stinging nettle

Foto: Thinkstock
Tanaman obat ini dapat ditemukan di Eropa, Asia, Afrika Utara dan Amerika Utara. Racikan dari tanaman ini dapat menghambat peradangan dan juga demam. Sebuah studi dalam Journal Phytotherapy, penelitian menunjukkan bahwa tanaman herbal ini dapat memblokir produksi histamin yang menyebabkan penurunan respon pro inflamasi yang menyebabkan reaksi alergi. Tanaman ini biasa ditemukan dalam bentuk teh.
Halaman 2 dari 10
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads