Hati-hati, Kentang, Telur dan Nasi Sisa Dapat Timbulkan Keracunan

Hati-hati, Kentang, Telur dan Nasi Sisa Dapat Timbulkan Keracunan

- detikFood
Jumat, 21 Mar 2014 08:32 WIB
Hati-hati, Kentang, Telur dan Nasi Sisa Dapat Timbulkan Keracunan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Anak-anak, orangtua dan ibu hamil sangat rentan terkena keracunan makanan karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Makanan alami ataupun kemasan sangat mungkin terkontaminasi bakteri atau zat beracun.

Boltulisme, campylobacter dan ada beberapa bakteri lain yang dilansir dalam Lifespan (20/03/2014) ini mudah mencemari makanan



Foto: Thinkstock

1. Botulisme

Foto: Thinkstock
Racun ini paling sering ditemukan dalam makanan kaleng yang rusak atau penyok seperti jagung, kacang polong dan kacang hijau kalengan. Untuk itu saat membeli makanan kaleng periksalah bagian kalengnya. Jika kaleng penyok atau mengembung hati-hati bakteri ini berkembang didalamnya. Botulisme pada bayi mungkin disebabkan oleh spora yang ada dalam madu.

1. Botulisme

Foto: Thinkstock
Racun ini paling sering ditemukan dalam makanan kaleng yang rusak atau penyok seperti jagung, kacang polong dan kacang hijau kalengan. Untuk itu saat membeli makanan kaleng periksalah bagian kalengnya. Jika kaleng penyok atau mengembung hati-hati bakteri ini berkembang didalamnya. Botulisme pada bayi mungkin disebabkan oleh spora yang ada dalam madu.

2. Campylobacter

Foto: Thinkstock
Bakteri ini biasanya ditemukan dalam tinja unggas, burung liar dan beberapa hewan ternak. Anak-anak mendapatkannya dengan mudah dari makanan yang tidak dimasak secara matang sempurna atau susu yang tidak di pasteurisasi. Tujuan pasteurisasi adalah untuk membunuh kuman atau bakteri dalam susu agar aman saat dikonsumsi.

2. Campylobacter

Foto: Thinkstock
Bakteri ini biasanya ditemukan dalam tinja unggas, burung liar dan beberapa hewan ternak. Anak-anak mendapatkannya dengan mudah dari makanan yang tidak dimasak secara matang sempurna atau susu yang tidak di pasteurisasi. Tujuan pasteurisasi adalah untuk membunuh kuman atau bakteri dalam susu agar aman saat dikonsumsi.

3. Salmonella

Foto: Thinkstock
Salmonella dapat dengan mudah mengontaminasi telur mentah atau setengah matang, daging atau unggas yang kurang matang. Untuk pencegahan terjadinya penyakit yang diakibatkan oleh bakteri salmonella ini sebaiknya masak masaklah unggas dengan kematangan sempurna dan jangan mengonsumsi telur dalam keadaan mentah termasuk adonan kue.

3. Salmonella

Foto: Thinkstock
Salmonella dapat dengan mudah mengontaminasi telur mentah atau setengah matang, daging atau unggas yang kurang matang. Untuk pencegahan terjadinya penyakit yang diakibatkan oleh bakteri salmonella ini sebaiknya masak masaklah unggas dengan kematangan sempurna dan jangan mengonsumsi telur dalam keadaan mentah termasuk adonan kue.

4. Keracunan solanin

Foto: Thinkstock
Racun ini ditemukan dalam kentang yang sudah mulai tumbuh akarnya dan warnanya mulai berubah menjadi kehijauan. Walaupun begitu kentang jarang menyebabkan keracunan. Akan tetapi hal ini tetap perlu diperhatikan karena jika memasaknya dengan jenis lauk lain seperti daging maka akan dikhawatirkan ada kontaminasi silang yang dapat menjadi sumber masalah dan menimbulkan keracunan.

4. Keracunan solanin

Foto: Thinkstock
Racun ini ditemukan dalam kentang yang sudah mulai tumbuh akarnya dan warnanya mulai berubah menjadi kehijauan. Walaupun begitu kentang jarang menyebabkan keracunan. Akan tetapi hal ini tetap perlu diperhatikan karena jika memasaknya dengan jenis lauk lain seperti daging maka akan dikhawatirkan ada kontaminasi silang yang dapat menjadi sumber masalah dan menimbulkan keracunan.

5. Jamur

Foto: Thinkstock
Ada 7 jenis racun yang ditemukan dalam berbagai spesies yang berbeda dari jamur liar dan beberapa diantaranya cukup mematikan. Beberapa jamur yang beracun adalah Green grill, Gray pinkgill, Tigertop, Jack O'Lantern, Naked Brimcap, Early False Morel dan Merica bolete ini mengandung racun yang dapat menyebabkan masalah pencernaan termasuk muntah, diare dan kram perut.

5. Jamur

Foto: Thinkstock
Ada 7 jenis racun yang ditemukan dalam berbagai spesies yang berbeda dari jamur liar dan beberapa diantaranya cukup mematikan. Beberapa jamur yang beracun adalah Green grill, Gray pinkgill, Tigertop, Jack O'Lantern, Naked Brimcap, Early False Morel dan Merica bolete ini mengandung racun yang dapat menyebabkan masalah pencernaan termasuk muntah, diare dan kram perut.

6. Sisa nasi

Foto: Thinkstock
Beras dapat terkontaminasi dengan bakteri tahan panas yang mampu bertahan sekalipun sudah dimasak. Jika anda membiarkan nasi pada suhu kamar bakteri ini akan berkembang biak dengan cepat. Sebaiknya agar aman untuk dikonsumsi simpan nasi sisa didalam kulkas atau menempatkannya dalam magic jar dan membuangnya jika sudah lebih dari dua hari.

6. Sisa nasi

Foto: Thinkstock
Beras dapat terkontaminasi dengan bakteri tahan panas yang mampu bertahan sekalipun sudah dimasak. Jika anda membiarkan nasi pada suhu kamar bakteri ini akan berkembang biak dengan cepat. Sebaiknya agar aman untuk dikonsumsi simpan nasi sisa didalam kulkas atau menempatkannya dalam magic jar dan membuangnya jika sudah lebih dari dua hari.
Halaman 2 dari 14
(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads