Melalui ilmu gizi dapat mempelajari hubungan antara makanan dan penyakit kronis. Misalnya dengan sering konsumsi makanan tinggi gula akan berakibat terhadap tingginya risiko penyakit diabetes.
Sepintas label nutrisi ini tidak berubah kecuali ukuran angka pada tulisan kalori. FDA (Food and Drug Administration)akan memaksa produsen untuk mempertimbangkan kembali "ukuran penyajian" didasarkan pada ukuran wadah.
Secara hukum, ukuran porsi harus didasarkan pada apa yang benar-benar dimakan bukan apa yang harus dimakan. Jadi jika di dalam takaran sajian dalam susu cair adalah 200 ml, maka isi dari 1 kotak susu pun juga harus 200 ml.
Dalam pengusulan label kemasan yang baru ini, ada penambahan untuk "gula tambahan" karena konsumsi terlalu banyak gula berkalori tinggi telah banyak menimbulkan kasus obesitas dan diabetes. Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), jumlah orang yang di diagnosis terkena diabetes di Amerika telah hampir tiga kali lipat dalam 20 tahun terakhir.
Untuk kandungan vitamin A dan C tidak lagi diperlukan dalam label yang diusulkan. Karena vitamin ini dinilai tidak terlalu berpengaruh. Akan tetapi dalam label ditambahkan kalium dan vitamin D karena ini sangat baik untuk melihat tekanan darah dan juga menjaga kesehatan tulang.
Seperti dilansir The Atlantic (28/02/2014), menurut FDA's Health dan Diet Survey, jumlah orang yang sering membaca label ketika ia membeli makanan meningkat dari 44 persen tahun 2002 menjadi 54 persen tahun 2008.
Pemberian warna label makanan hijau, kuning dan merah pernah dilakukan untuk memberikan konsumen gambaran umum tentang kesehatan produk tanpa menunjukkan angka-angka terbukti lebih mempengaruhi konsumen memilih makanan yang lebih sehat.
Proposal perubahan ini dibuat oleh FDA hanya beberapa hari setelah Michelle Obama mengusulkan untuk larangan pemasaran junk food di sekolah-sekolah. Kampanye ini menjadi salah satu dorongan untuk menuju transparasi di industri makanan.
"Jika ini direalisasikan maka ukuran makanan dan minuman pun akan berubah secara drastis. Sangat penting bahwa informasi pada label nutrisi mencerminkan realitas dunia saat ini, " tutur Dr. Margaret A. Hamburg selaku komisaris FDA.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN