Pola Diet Tinggi Protein Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal

Pola Diet Tinggi Protein Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal

- detikFood
Selasa, 28 Jan 2014 16:20 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Untuk merampingkan tubuh, kebanyakan orang menghindari konsumsi karbohidrat dan menggantinya dengan konsumsi makanan tinggi protein. Seperti, Kim Kardashian yang menjalankan diet Atkins pasca melahirkan agar cepat ramping.

Menurut Women's Health Mag (28/01/2014), banyak penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi protein dapat membantu menurunkan kelebihan berat badan. Akan tetapi ada kelemahan yang harus diperhatikan. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang berprotein tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal seperti batu ginjal.

Para ilmuwan di University of Grenada di Spanyol memberi makan tikus yang terdiri dari 45 persen protein selama 12 minggu. Memang berat badan tikus-tikus ini menurun sekitar 10 persen dari total berat badan mereka. Namun, mereka memiliki tingkat signifikan lebih rendah terhadap bahan kimia yang ditemukan dalam air seni yang dapat mencegah kristalisasi kalsium dan hal ini dapat membentuk batu ginjal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini bukan pertama kalinya peneliti telah menemukan efek samping dari diet tinggi protein, terutama masalah ginjal. American Academy of Family Medicine merilis pernyataan "Ada peningkatan kejadian batu ginjal ini untuk menghubungkan popularitas diet tinggi protein hewani, kata Janet Brill, Ph.D., RD, selaku ahli gizi Philadelphia.

Protein hewani menghasilkan lingkungan yang asam dalam tubuh, serta dapat meningkatkan pembentukan batu ginjal dan pencucian kalsium dari tulang. "Akan tetapi protein nabati tidak memiliki efek yang sama," tambah Brill.

Untuk itu sebaiknya jika ingin memiliki tubuh yang ramping lakukan pola diet yang sehat dan seimbang. Mengonsumsi buah dan sayuran merupakan cara terbaik untuk menurunkan berat badan dan melindungi kesehatan ginjal karena tinggi kalium.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads