Diet golongan darah kian populer setelah seorang naturopatik, Peter D’Adamo meluncurkan buku 'Eat Right For Your Type' tahun 1996. Diet ini menganjurkan pelakunya mengonsumsi dan menghindari makanan sesuai dengan golongan darah.
Tujuannya agar mendapat manfaat kesehatan, seperti mengurangi risiko penyakit jantung. Namun, tim peneliti dari Kanada mengungkapkan tak ada tambahan manfaat kesehatan saat menjalani diet ini.
Seperti dilansir dari NY Daily News (22/01/2014), baru-baru ini tim peneliti dari Kanada mengadakan penelitian terhadap 1.455 orang dewasa muda sehat. Para partisipan diharuskan mengisi kuesioner tentang kebiasaan makan harian mereka selama satu bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Berdasarkan hasil penelitian, kami tidak menemukan bukti yang menunjang teori diet golongan darah,” ujar penulis senior studi, Dr Ahmed El-Sohemy.
Menurutnya, segala manfaat kesehatan yang didapat partisipan dari diet ini tidak berhubungan dengan golongan darah mereka. Meelainkan pola makan harian mereka. Misalkan, pola makan vegetarian atau rendah karbohidrat.
Dalam teorinya, D’Adamo mengungkapkan beberapa jenis makanan memiliki reaksi kimia dengan golongan darah individu. Untuk menurunkan berat badan dan mengurangi risiko penyakit jantung, misalnya, pelaku diet ini harus mengonsumsi dan menghindari makanan tertentu sesuai golongan darah mereka.
Contohnya, orang dengan golongan darah O disarankan mengonsumsi makanan tinggi protein, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan produk susu. Orang dengan golongan darah B sebaiknya menghindari konsumsi jagung, gandum, dan tomat. Kelompok ini sebaiknya memperbanyak asupan sayuran, telur, dan produk susu rendah lemak.
Sejak buku Eat Right For Your Type diluncurkan, banyak selebriti Hollywood menjalankan diet golongan darah. Diantaranya Miranda Kerr, Demi Moore, dan Elizabeth Hurley.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN