Yogurt Rendah Lemak dan Susu Skim Perlu Dikonsumsi Pria Usai Olahraga

Yogurt Rendah Lemak dan Susu Skim Perlu Dikonsumsi Pria Usai Olahraga

- detikFood
Jumat, 17 Jan 2014 06:44 WIB
Foto: Men's Health
Jakarta - Mengonsumsi protein sehabis berolahraga sangat penting untuk mempertahankan dan membangun otot. Tetapi, tak perlu sebanyak porsi bnaragawan. Sebarapa banyak porsi protein yang perlu dikonsumsi?

Seperti yang dilansir di Men’s Health (10/1/2014), telah dilakukan sebuah penelitian di Inggris yang melibatkan 48 pria sebagai responden. Pria-pria tersebut dibagi menjadi kelompok yang debri asupan protein sebesar 0 gram, 10 gram, 20 gram, dan 40 gram setelah berolahraga.

Setelah dilihat, kelompok pria yang diberikan asupan 20 gram protein ternyata lebih pembentukan sintesis protein otot lebih terpicu dan lebih membantu saat proses perbaikan otot serta pertumbuhannya. Dibandingkan dengan pria yang diberi lebih sedikit maupun nol protein. Namun, dosis 40 gram protein tidak memberikan manfaat tambahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dosis yang pas untuk memenuhi kebutuhan proteinsehabis berolahraga adalah 20 gram. Whey yang ada pada protein shake pun menjadi sumber protein yang tepat dikonsumsi sehabis berolahraga.

'Karena whey adalah sumber nutrisi yang kaya leusin dan asam amino yang dapat mengaktifkan sintesis protein', kata Alan Aragon, M.S., penasihat nutrisi dari majalah Men’s Health. Whey mengandung 10 persen leusin lebih banyak dari protein hewani lainnya yang memiliki 5 persen leusin lebih sedikit.

Pilihan lainnya selain whey adalah 1,5 cangkir yogurt rendah lemak atau 2,5 cangkir susu skim. Keduanya sangat cocok untuk dibuat protein smoothie yang biasanya dikonsumsi sehabis berolahraga. Jika ingin makan protein dalam bentuk daging, pilihlah ayam dan salmon. Namun, perlu diperhatikan takarannya dengan kandungan 20 g protein.

Menurut Oliver Witard, Ph.D, dosen kesehatan dan ilmu olahraga di University of Stirling di Skotlandia, otot tetap responsif terhadap protein untuk setidaknya 24 jam setelah berolahraga. Karenanya tak perlu segera mengonsumsi makanan berprotein setelah berolahraga.

Peneliti dari Kanada menemukan bahwa konsumsi 20 gram protein setiap tiga jam empat kali sehari lebih baik dalam membantu membangun massa tubuh tanpa lemak daripada makan dalam jumlah yang lebih kecil dan sering (10 gram protein delapan kali sehari). Atau jumlah yang lebih besar dan jarang (40 gram protein dua kali sehari).

Menurut Aragon, untuk pria aktif, bisa mengonsumsi protein setelah berolahraga jika sepanjang hari tak harus mengomsumsi nutrisi lainnya. Jika ingin memiliki otot yang bagus dan berat tubuh ideal, selain olahraga teratur perlu konsumsi makanan dengan protein cukup.

(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads