Yuk, Sarapan Nasi yang Kaya Serat dan Prebiotik Alami!

Yuk, Sarapan Nasi yang Kaya Serat dan Prebiotik Alami!

- detikFood
Selasa, 10 Des 2013 07:07 WIB
Yuk, Sarapan Nasi yang Kaya Serat dan Prebiotik Alami!
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak orang menghindari sarapan nasi dengan alasan takut gemuk. Padahal 50% populasi dunia makan nasi sebagai makanan utama dan ada lebih dari 25.000 varietas padi di Indonesia. Kandungan nutrisi beras juga lengkap.

Nasi putih memiliki kandungan serat larut lebih sedikit dari nasi merah. Tetapi nasi merah punya beberapa vitamin B. Berikut ini beberapa manfaat dari beras yang dilansir dalam ifood.tv (09/12/2013).

1. Sumber energi bebas kolesterol

Foto: Thinkstock
Beras rendah lemak dan bebas kolesterol. Sebagian besar energi didapatkan dari karbohidrat hal ini membantu untuk mengisi ulang fungsi otak untuk mengawali aktivitas. Sesuai dengan konsep β€œBig Breakfast” asupan energi tinggi membuat lebih terasa kenyang lebih lama dan membantu mengurangi ngemil yang tidak sehat.

2. Kaya akan kandungan vitamin

Foto: Thinkstock
Beras adalah sumber yang kaya akan beberapa vitamin B kompleks dan mineral. Kandungan niacin, thiamin, riboflavin, vitamin D, zat besi dan kalsium. Nutrisi ini tersedia dalam proporsi yang tepat yang dikenal untuk mempromosikan kesehatan umum, mencegah dimensia terkait usia dan menghambat pertumbuhan beberapa jenis kanker.

3. Bebas gluten

Foto: Thinkstock
Untuk penderita alergiΒ  gluten tidak perlu repot-repot mencari pengganti tepung karena beras merupakan salah satu makanan bebas gluten yang terbaik dan mudah didapat.

4. Sumber serat larut dan tidak larut

Foto: Thinkstock
Kandungan serat yang larut dan tidak larut dalam beras membantu menjaga kesehatan indeks glikemiks di dalam tubuh. Serat tidak larut dalam beras membantu cegah sembelit sedangkan serat larutnya cenderung menyerap air dan mencegah diare.

5. Prebiotik alami

Foto: Thinkstock
Beras merupakan sumber yang baik dari karbohidrat yang disebut pati resisten. Karbohidrat ini tidak diserap oleh tubuh, melainkan tetap berada di usus besar danΒ  bertindak sebagai pemberi makan ke mikroorganisme baik di dalam usus dan membantu mereka berkembang.
Halaman 2 dari 6
(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads