Banyak Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Rematik

Banyak Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Rematik

- detikFood
Selasa, 24 Sep 2013 18:02 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Penyakit asam urat umumnya terjadi karena penumpukkan kristal asam urat di persendian. Sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang. Karenanya harus menghindari makanan tinggi purin juga minuman manis.

Penumpukan asam urat ini berasal dari sisa metabolisme zat purih yang berasal dari sisa makanan yang dikonsumsi. Biasanya banyak terkandung dalam jeroan, seafood, kacang-kacangan dan makanan kalengan.

Menurut sebuah studi terbaru dari Selandia Baru, selain makanan tertentu penderita asam urat juga perlu hindari minuman manis seperti jus kemasan, minuman bersoda dan minuman energi. Karena bisa memperparah asam urat hingga melumpuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir ChinaDaily (23/09/2013), daging merah, seafood dan bir dikenal dapat memicu meningkatkan asam urat yang menyebabkan penyakit rematik. Namun para ilmuan dari universitas di Otago dan Auckland menemukan jika varian gen manusia bisa memperburuk asam urat bila rutin mengonsumsi minuman manis.

Pada penelitian ini, tim peneliti melibatkan responden dengan varian gen SLC2A9. Gen yang dimiliki responden ini dinyatakan baik karena asam urat dalam tubuhnya dapat keluar dari aliran darah dan mempermudah ekskresi melalui ginjal.

Sayangnya ketika responden dengan varian gen SLC2A9 mengonsumsi minuman manis justru risiko terkena rematik jadi lebih besar. Asam urat yang ada di tubuh diangkut kembali ke dalam aliran darah dan risiko gout jadi meningkat.

β€œFungsi nyata varian gen ini jadi terbalik dan meningkatkan risiko terkena rematik jika mengonsumsi minuman manis. Jadi tidak hanya meningkatkan gula dalam darah tetapi langsung menganggu ekskresi asam urat di ginjal.” jelas Associate Professor Tony Merriman, of Otago's Department of Biochemistry.

Masih dalam penelitian yang sama juga ditemukan, bila setiap hari mengonsumsi minuman manis sebanyak 300 ml maka risiko terkena rematik akan meningkat sebesar 13%. Angka risiko yang cukup tinggi ini membuat para tim peneliti menganjurkan untuk menghindari minuman manis bagi penderita rematik.
(dyh/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads