Seperti dilansir dari NY Daily News (18/09/2013), peneliti menemukan bahwa terdapat peningkatan jumlah remaja yang mengonsumsi sarapan, buah, dan sayur.
βSaya percaya bahwa semua upaya kesehatan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kegiatan fisik dan konsumsi buah serta sayur telah memiliki efek positif. Nampaknya hal ini telah menjadi pola,β ujar penulis utama studi dari University of Massachusetts, Ronald Iannotti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiap periode survei melibatkan sekitar 9.000 hingga 15.000 remaja. Sebagai contoh, jumlah hari dalam seminggu dimana remaja melakukan kegiatan fisik selama 60 menit telah meningkat dari 4,3 di tahun 2001-2002 menjadi 4,5 di tahun 2009-2010.
Begitu juga dengan kebiasaan sarapan saat hari sekolah yang naik dari 3 hari dalam seminggu menjadi 3,3 hari dalam seminggu. Sedangkan angka rata-rata remaja menonton televisi menurun dari 3,1 menjadi 2,4.
Sementara itu, konsumsi buah dan sayur juga meningkat sedikit demi sedikit, meskipun rata-rata masih kurang satu porsi dari asupan harian yang dianjurkan. βKonsumsi buah dan sayur memang meningkat, namun rekomendasi harian asupan buah dan sayur sebanyak 5 porsi. Para remaja masih kurang satu hingga dua porsi buah,β ujar Ianotti.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN