Agar Lebih Sehat, Kurangi Konsumsi Daging Merah Secara Perlahan

Agar Lebih Sehat, Kurangi Konsumsi Daging Merah Secara Perlahan

- detikFood
Rabu, 28 Agu 2013 08:28 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Daging merah disebut tak baik untuk kolesterol dan juga jantung. Tak perlu langsung berhenti makan daging. Peneliti di Boston menyarankan untuk mengurangi konsumsinya. Hal ini diakui sudah jadi langkah baik untuk kesehatan.

Anda penyuka daging, namun juga peduli akan kesehatan jantung? Para peneliti dari departmen nutrisi dari Harvard School of Public Health punya solusinya. Menurut mereka jika mengurangi jumlah konsumsi daging bisa langsung mengurangi risiko terkena serangan jantung.

Disebutkan jika wanita yang mengonsumsi 2 porsi daging merah tiap harinya memiliki risiko terkena serangan jantung 30 persen lebih tinggi. Dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi daging 3 hingga 4 kali sehari. Karenanya, mengurangi konsumsi sedikit demi sedikit bisa jadi cara yang lebih efektif, dibanding langsung meniadakan menu daging yang seringkali dianggap sulit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil tersebut menunjukan peningkatan yang dramatis," kata kepala peneliti, Dr. Adam Bernstein, seperti dimuat dalam situs CNN. Meski penelitiannya dilakukan terhadap responden wanita, namun Bernstein meyakini jika hasil tersebut juga berlaku bagi pria. Penelitian tersebut dilakukan Bernstein dan timnya pada 85.000 wanita dengan usia rata-rata 26 tahun.

Diungkapkan juga jika mengonsumsi satu porsi hamburger, bacon ataupun hot dog tiap harinya meningkatkan risiko sakit jantung hingga 40 persen. Tentu angka risiko tersebut jauh melampaui mereka yang hanya makan daging selama satu atau dua kali saja dalam sebulan.

Menurut Bernstein, kandungan lemak jenuh dalam daginglah yang jadi penyebabnya. Konsumsi makanan berlemak tinggi seperti mentega dan es krim juga meningkatkan risiko akan sakit jantung, meski presentasenya masih di bawah daging merah.

Untuk mengisi kebutuhan tubuh akan protein, dianjurkan untuk mengonsumsi sumber makanan lain yang juga tinggi protein. Jenisnya antara lain ikan dan juga kacang-kacangan, yang juga membantu kurangi risiko akan penyakit pada jantung.

(dyh/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads